Seorang siswi sekolah dasar (SD) berusia delapan tahun, Najwatun Jazwani, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Embung Raja, Desa Mbung Raja, Kecamatan Terara, Lombok Timur, pada Rabu (4/3).
Korban sempat dilarikan ke Puskesmas terdekat, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan. Insiden tragis ini kini dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Najwatun Jazwani diketahui mandi di embung tersebut bersama teman-temannya sepulang sekolah. Mereka diduga tidak mengindahkan kondisi air embung yang saat itu cukup tinggi.
Setelah beberapa waktu, korban tidak kunjung muncul ke permukaan air. Teman-teman Najwatun kemudian memberitahu orang tua korban dan warga sekitar. Warga segera turun ke embung untuk melakukan pencarian.
Setelah upaya pencarian yang intensif, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi lemas. Warga segera mengangkatnya ke daratan dan memberikan pertolongan pertama, lalu membawanya ke Puskesmas. Namun, takdir berkata lain.
Kapolsek Terara, Iptu M. Rofii, saat dikonfirmasi pada Rabu, membenarkan pihaknya telah menerima laporan mengenai kasus tenggelamnya pelajar SD di Embung Raja tersebut.
“Meski korban dibawa ke puskesmas namun nyawanya tidak tertolong,” ujar Iptu M. Rofii.
Kasus ini masih terus didalami untuk mengetahui penyebab pasti dan kronologi lengkap kejadian.
sumber gambar: gesit.id 