SDN Tulungrejo 02 dan SDN Lowokwaru 3 berhasil keluar sebagai juara dalam ajang MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Malang Seri 2 2025/26. Kemenangan ini menandai semakin menggeliatnya geliat sepak bola putri di kota Malang, serta Kudus, berkat turnamen tersebut.
Dalam pertandingan final yang digelar di Stadion Gajayana pada Minggu (24/5), SDN Tulungrejo 02 mengamankan gelar juara kategori KU-10 setelah menundukkan SDN Tunjungsekar 3 dengan skor 3-1. Sementara itu, di kategori KU-12, SDN Lowokwaru 3 tampil dominan dengan mengalahkan SDN Pandanlandung 3-0.
Salah satu bintang yang bersinar di kategori KU-12 adalah Adelice Maureen Hanum Faisal dari SDN Lowokwaru 3. Ia berhasil menjadi pencetak gol terbanyak dengan koleksi 36 gol, menunjukkan potensi besar di usia muda.
Pelatih MLSC 2025/26, Timo Scheunemann, menyatakan kegembiraannya melihat talenta-talenta yang bermunculan di Malang. Menurutnya, perkembangan sepak bola putri di kota tersebut sangat pesat.
“Malang baru dua kali menggelar MLSC, namun perkembangannya sudah terlihat baik, dari jumlah pemain maupun kualitas pemain,” ujar pria kelahiran 23 November 1973 itu.
Ia juga menambahkan, “Beberapa pemain yang tampil di final KU 12 nanti diproyeksikan memperkuat tim Malang All-Star untuk tampil di Kudus pada akhir Juni mendatang.”
Keberhasilan MLSC di Malang ini semakin mempertegas bahwa geliat sepak bola putri di Kudus dan Malang terus tumbuh subur, membuka jalan bagi bibit-bibit unggul untuk berkiprah di masa depan.
