Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, dihadapkan pada keputusan sulit menjelang laga pekan ke-25 BRI Super League 2025/26 melawan Persik Kediri. Ia terpaksa mencoret dua dari sebelas pemain asing yang dimilikinya dari daftar susunan pemain (DSP) untuk pertandingan krusial di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Senin, 9 Maret 2026 malam.
Pertandingan ini menjadi sangat penting bagi Persib yang berambisi mempertahankan posisi puncak klasemen dan memperlebar jarak poin dengan Borneo FC yang berada di peringkat kedua. Kemenangan menjadi target wajib bagi Thom Haye dan rekan-rekan setimnya.
Hodak mengonfirmasi bahwa seluruh pemainnya berada dalam kondisi siap tempur. Para pemain yang sebelumnya absen karena cedera kini telah pulih dan menunjukkan progres yang positif.
Juru taktik asal Kroasia itu memperkirakan laga akan berjalan sengit. “Satu pertandingan yang berat, seperti laga lainnya di GBLA. Saya rasa setiap lawan selalu bermain lebih dari 100 persen ketika bermain melawan kami di Bandung, seperti yang akan dilakukan oleh Kediri,” ujar Hodak dalam konferensi pers pralaga pada Minggu (8/3/2026) malam.
Hodak menambahkan, persiapan tim melawan Persik sudah hampir rampung. Fokusnya kini beralih pada penentuan sebelas pemain pertama serta pemain cadangan yang akan mengisi DSP. Keputusan terkait jatah pemain asing yang akan diturunkan juga menjadi pertimbangan matang baginya.
Saat ini, Persib memiliki sebelas pemain asing yang siap untuk diturunkan. Namun, sesuai regulasi BRI Super League, setiap tim hanya diperbolehkan mendaftarkan maksimal sembilan pemain asing dalam DSP. Kondisi ini memaksa Hodak untuk mencoret dua pemain asing dari daftar tersebut.
“Kabar bagusnya semua sudah pulih, semua pemain siap bertanding besok. Harus ada dua pemain (asing) yang tidak masuk line up dan saya harus memilihnya,” ungkap Hodak, menyoroti dilema yang dihadapinya.

