Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), menunjukkan kepedulian humanis dengan memberikan makanan dan pembinaan moral kepada para tahanan di momen Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat mental dan memotivasi para tahanan agar menjadi pribadi yang lebih baik di masa depan.

Kapolres Lombok Tengah, Eko Yusmiarto, menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan wujud nyata pendekatan humanis kepolisian. “Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian dan pendekatan humanis kepada para tahanan, sekaligus momentum untuk memberikan motivasi dan pembinaan moral di hari yang fitri ini,” ujar Eko saat membagikan makanan dan melakukan halalbihalal bersama tahanan di Polres Lombok Tengah pada Kamis, 26 Maret 2026.

Eko Yusmiarto menegaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menghadirkan pendekatan yang tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga pada pembinaan. Ia berharap momentum Idul Fitri ini dapat dimanfaatkan secara maksimal. “Momentum Idul Fitri ini kami manfaatkan untuk berbagi dan memberikan semangat kepada para tahanan. Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran, memperkuat mental, serta memotivasi mereka untuk menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Polres Lombok Tengah berharap nilai-nilai kemanusiaan, empati, dan kepedulian sosial dapat semakin tumbuh. Ini juga menjadi sarana pembinaan agar para tahanan dapat mengambil hikmah dari pengalaman yang dijalani dan tidak mengulangi perbuatan melanggar hukum. “Semoga mereka tidak lagi mengulangi perbuatannya dan menjadi orang yang bermanfaat bagi masyarakat,” harap Eko.

Bupati Lombok Tengah, Pathul Bahri, turut hadir dalam kegiatan tersebut dan memberikan pesan kepada para tahanan. Ia mengajak mereka untuk menjadikan situasi yang sedang dihadapi sebagai pelajaran berharga dalam kehidupan, menumbuhkan kesadaran diri, serta memanfaatkan masa pembinaan untuk berubah.

Pathul Bahri berharap para tahanan dapat kembali ke masyarakat dengan semangat baru setelah menjalani proses hukum. “Saya berharap setelah menjalani proses hukum, nantinya dapat kembali ke tengah masyarakat dengan semangat baru untuk menjalani kehidupan yang lebih positif dan produktif,” kata Bupati. Ia juga menyampaikan ucapan Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin, serta doa agar semua pihak senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan keberkahan.