MATARAM, kilatnews.co – Pelaksanaan malam takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Nusa Tenggara Barat (NTB) dipastikan berjalan aman dan terkendali. Kepastian ini disampaikan oleh Kepolisian Daerah (Polda) NTB setelah melakukan pemantauan langsung di sejumlah wilayah.

Kepala Bidang Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, pada Jumat malam, 21 Maret 2026, menyatakan bahwa kondisi kondusif ini merupakan hasil sinergitas antara pemerintah, TNI, dan Polri. “Kita bersyukur hingga malam ini situasi tetap kondusif. Ini berkat sinergitas antara pemerintah, TNI, dan Polri yang melaksanakan tugas pengamanan dengan baik,” ujar Kombes Kholid di Mataram.

Pemantauan langsung euforia masyarakat yang menyelenggarakan pawai malam takbiran di Kota Mataram dilakukan oleh Kapolda NTB Irjen Pol. Edy Murbowo bersama rombongan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi NTB. Pejabat Forkopimda yang turut hadir meliputi Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Danrem 162/WB, Wakapolda NTB, jajaran Pejabat Utama Polda NTB, Kapolresta Mataram, serta Dandim 1606/Mataram.

Selain memantau langsung di lapangan, rombongan juga mengikuti video daring bersama Kapolri dan Panglima TNI. Kegiatan ini bertujuan untuk memonitor situasi malam takbiran secara nasional dari Pos Terpadu Udayana, sebagai bagian dari Operasi Ketupat Rinjani 2026. Dalam giat pemantauan, rombongan Forkopimda NTB menggunakan kendaraan roda dua guna menghindari kepadatan jalan dan memastikan mobilitas yang efektif.

Kombes Kholid memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan pawai malam takbiran di Kota Mataram yang telah dibagi menjadi enam lokasi di tingkat kecamatan. Menurutnya, strategi pembagian lokasi ini sangat efektif dalam mengurai massa dan mencegah kepadatan kendaraan di satu titik.

Untuk memastikan keamanan, Polresta Mataram telah menyiapkan personel gabungan di wilayah hukumnya. “Pelibatan personel gabungan ini merupakan wujud sinergitas yang selama ini terjalin baik antara Polri, TNI, dan pemerintah dalam menjaga keamanan masyarakat,” tegas Kombes Kholid.

Lebih lanjut, ia juga memastikan bahwa Polresta Mataram, melalui jajaran polsek, telah melakukan koordinasi intensif dengan aparatur tingkat kecamatan sebagai penanggung jawab pelaksana. “Dengan sistem ini, pengamanan dapat lebih optimal karena disesuaikan dengan kondisi di masing-masing kecamatan,” pungkasnya.