PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) memastikan seluruh sistem kelistrikan di wilayah Kota Mataram, Lombok Barat, dan Lombok Utara telah pulih sepenuhnya. Pemulihan ini menyusul gangguan jaringan distribusi akibat cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda pada Selasa, 24 Februari 2026.
Gangguan kelistrikan tercatat terjadi di sejumlah titik vital. Di antaranya, Jalan Pendidikan Kota Mataram dan Dusun Lemer, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, di mana pohon tumbang menimpa jaringan listrik hingga menyebabkan kabel putus. Selain itu, dua tiang jaringan listrik juga roboh di wilayah Dasan Tatar, Singgar Penjalin, Lombok Utara, yang mengakibatkan terhentinya pasokan listrik sementara di beberapa lokasi.
Menanggapi insiden tersebut, PLN UIW NTB segera menerjunkan tim teknis untuk melakukan perbaikan jaringan. Proses pemulihan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan aspek keselamatan kerja dan keamanan masyarakat. Seluruh wilayah terdampak berhasil dinormalkan pada hari yang sama, Selasa, 24 Februari 2026, pukul 11.30 WITA.
PLN Kerahkan Tim Tambahan untuk Percepatan Pemulihan
Manager PLN UP3 Mataram, Hengky Purbo Lesmono, menjelaskan bahwa percepatan pemulihan dilakukan melalui penambahan personel dan optimalisasi sumber daya di lapangan. “Kami mengerahkan tim tambahan di beberapa titik untuk memastikan proses perbaikan berjalan cepat dan aman. Prioritas kami adalah memulihkan pasokan listrik masyarakat secepat mungkin dengan tetap mengutamakan keselamatan,” kata Hengky.
General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menyampaikan apresiasi kepada pelanggan atas kesabaran dan dukungan selama proses pemulihan. “Kami bersyukur seluruh sistem kelistrikan telah kembali normal. Terima kasih kepada masyarakat atas pengertian dan kerja sama selama proses pemulihan. PLN berkomitmen menjaga keandalan pasokan listrik, khususnya dalam menghadapi dinamika cuaca ekstrem yang semakin intens,” ujar Sri Heny.
Sri Heny juga menambahkan, PLN UIW NTB secara konsisten melakukan pemeliharaan preventif jaringan. Upaya ini mencakup pemangkasan pohon di sekitar jaringan listrik serta penguatan infrastruktur distribusi sebagai langkah mitigasi risiko gangguan akibat faktor cuaca. “Upaya preventif terus kami tingkatkan agar gangguan serupa dapat diminimalkan di masa mendatang,” tegasnya.
Imbauan Keselamatan dan Layanan PLN Mobile
PLN mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya kelistrikan pascakejadian cuaca ekstrem. Masyarakat diminta menghindari aktivitas di dekat jaringan listrik yang rusak atau berada di bawah pohon yang berpotensi tumbang. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan gangguan kelistrikan.
Selain itu, PLN mendorong masyarakat untuk memanfaatkan kanal layanan resmi PLN Mobile dalam menyampaikan laporan gangguan atau pengaduan layanan kelistrikan. Layanan ini tersedia 24 jam untuk memastikan respons cepat terhadap setiap laporan pelanggan. Dengan selesainya proses pemulihan ini, PLN UIW NTB menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pasokan listrik yang andal dan berkualitas bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat.
