Pemerintah Provinsi Papua mengerahkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk melakukan kerja bakti membersihkan kawasan Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, pada Minggu (10/5). Aksi bersih-bersih ini dilakukan sehari setelah kericuhan suporter yang terjadi seusai laga play-off Liga 2 Championship 2025/2026 antara Persipura Jayapura melawan Adyaksa FC.

Kericuhan pecah di Stadion Lukas Enembe, Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, Papua, pada Sabtu (9/5) malam, menyusul kekalahan Persipura 0-1 dari Adyaksa FC. Insiden tersebut menyebabkan kerusakan pada beberapa fasilitas stadion yang menjadi kebanggaan masyarakat Papua.

Gubernur Ajak Jaga Fasilitas Publik

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri di Jayapura, Minggu (10/5), menegaskan bahwa kegiatan kerja bakti ini merupakan bentuk kepedulian bersama untuk menjaga fasilitas publik agar tetap bersih, aman, dan nyaman pasca-insiden tersebut.

“Sehingga kegiatan tersebut bukan sekadar membersihkan stadion, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan tanggung jawab bersama menjaga Papua tetap harmonis dan kondusif,” ujar Matius D. Fakhiri.

Matius menambahkan, kerja bakti ini juga menjadi wujud kepedulian kolektif terhadap aset kebanggaan masyarakat Papua. “Oleh sebab itu saya mengajak seluruh ASN hadir dan menunjukkan semangat gotong royong,” katanya.

Keterlibatan ASN dalam kegiatan ini diharapkan dapat memberikan contoh positif kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga fasilitas umum secara bersama-sama. Stadion Lukas Enembe, sebagai salah satu fasilitas olahraga kebanggaan, harus dirawat dan dijaga oleh seluruh elemen masyarakat.

“Stadion Lukas Enembe merupakan salah satu fasilitas olahraga kebanggaan masyarakat Papua yang harus dirawat bersama sehingga kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat solidaritas dan kebersamaan masyarakat Papua pasca insiden yang terjadi,” jelas Matius D. Fakhiri.

Aksi cepat tanggap ini menunjukkan komitmen Pemprov Papua dalam memulihkan kondisi stadion dan sekaligus mengirimkan pesan penting tentang pentingnya menjaga ketertiban dan fasilitas umum demi kebaikan bersama.