Skuad bulu tangkis Indonesia mengambil langkah antisipatif dengan bertolak lebih awal ke Inggris. Keputusan ini diambil demi memaksimalkan proses adaptasi para atlet menjelang turnamen bergengsi All England 2026.
Rombongan atlet dan pelatih, termasuk Jonatan Christie dan Alwi Farhan, dijadwalkan terbang ke London pada Selasa (24/2/2026) malam, dengan rute penerbangan transit melalui Istanbul. Setibanya di Inggris pada Rabu (25/2), tim tidak langsung berlatih, melainkan melanjutkan perjalanan darat menuju Milton Keynes, yang akan menjadi basis persiapan mereka.
Program aklimatisasi yang dirancang Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) dinilai krusial untuk membantu para pemain menyesuaikan diri dengan perbedaan waktu, suhu, serta kondisi cuaca yang kontras dengan Indonesia.
Pelatih ganda putra Indonesia, Antonius Budi Ariantho, menyambut positif keputusan ini. “Menurut saya sangat bagus kami bisa berangkat lebih awal. Pengaruhnya cukup besar untuk anak-anak,” ujar Antonius.
Antonius menambahkan, faktor non-teknis kerap menjadi penentu di turnamen besar, terutama ketika atlet harus menghadapi cuaca dingin dan jadwal pertandingan yang padat. Langkah ini diharapkan dapat memberikan keuntungan kompetitif bagi wakil Indonesia.
