Badan Pusat Statistik (BPS) Nusa Tenggara Barat (NTB) melaporkan adanya peningkatan signifikan pada Nilai Tukar Petani (NTP) di wilayah tersebut. Pada Desember 2025, NTP NTB tercatat naik sebesar 4,5 persen dibandingkan bulan sebelumnya, menunjukkan perbaikan kesejahteraan petani.
Kepala BPS NTB, Wahyudin, menjelaskan bahwa NTP Desember 2025 mencapai 134,14 poin. Angka ini lebih tinggi dari NTP November 2025 yang berada di level 131,96 poin.
Penyebab Kenaikan NTP
Wahyudin menerangkan, kenaikan nilai tukar petani ini terjadi akibat indeks harga yang diterima petani naik sebesar 5,76 persen. Jumlah tersebut lebih tinggi dari kenaikan indeks harga yang dibayar petani sebesar 1,21 persen.
Komoditas yang menjadi penyumbang utama kenaikan indeks harga yang diterima petani meliputi bawang merah, cabai rawit, tomat, jagung, dan gabah. Sementara itu, komoditas yang memengaruhi indeks harga yang dibayar petani antara lain bawang merah, cabai rawit, tomat sayur, bensin, dan cumi-cumi.
Performa Subsektor Pertanian
BPS mencatat lima subsektor pertanian di NTB memiliki nilai NTP di atas 100 poin pada Desember 2025. Subsektor hortikultura memimpin dengan 255,85 poin, diikuti tanaman pangan 125,53 poin, peternakan 112,94 poin, perikanan 106,82 poin, dan perkebunan rakyat 102,59 poin.
Meskipun demikian, Wahyudin mengingatkan agar organisasi perangkat daerah (OPD) terkait mewaspadai nilai NTP pada subsektor perkebunan rakyat dan perikanan yang masih berada dekat garis 100 poin. Ia menegaskan, jika NTP jatuh di bawah 100 poin, usaha pertanian tidak lagi menguntungkan, yang berpotensi membuat petani enggan berkebun atau menangkap ikan.
“NTP paling kecil ada di subsektor perkebunan rakyat. Dinas yang membidangi perkebunan harus mengupayakan agar NTB subsektor perkebunan rakyat naik,” pungkas Wahyudin.
Nilai Tukar Usaha Pertanian Turut Meningkat
Pada Desember 2025, BPS juga mencatat Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) di Nusa Tenggara Barat tumbuh sebesar 139,66 poin. Angka ini menunjukkan kenaikan 5,84 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 131,96 poin.
