BANDAR LAMPUNG – Persija Jakarta harus mengakui keunggulan Bhayangkara Presisi Lampung FC dengan skor 2-3 dalam lanjutan BRI Super League di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Minggu (5/4/2026). Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menyoroti kartu merah yang diterima Jordi Amat pada awal babak kedua sebagai faktor krusial penyebab kekalahan timnya.
“Kartu merah yang didapatkan Jordi Amat pada menit 47 tidak wajar terjadi,” ujar Mauricio Souza di Bandar Lampung, Minggu.
Menurut Souza, kehilangan satu pemain di menit-menit awal babak kedua membuat momentum kemenangan timnya sirna. Ia menjelaskan bahwa bermain dengan 10 orang sangat memengaruhi strategi dan jalannya pertandingan.
Pada babak pertama, Persija Jakarta berupaya menerapkan strategi menyerang. Namun, insiden kartu merah tersebut memaksa tim Macan Kemayoran mengubah taktik.
“Karena kehilangan satu pemain, kami akhirnya menerapkan strategi bertahan dan mencoba serangan balik,” kata Souza.
Souza menambahkan, seluruh pemain telah berjuang keras sepanjang pertandingan. Meskipun sempat mencetak gol pertama di awal babak pertama, upaya Persija untuk menambah gol tidak membuahkan hasil hingga peluit akhir dibunyikan.
