Kampanye Marc Marquez untuk mempertahankan gelar juara dunia MotoGP diwarnai drama pada sesi Practice MotoGP Thailand 2026. Pembalap berusia 33 tahun itu menghadapi banyak kesulitan dan melakukan serangkaian kesalahan di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Jumat (27/2).
Marquez, yang mengendarai Desmosedici GP26, tampak kerepotan mengendalikan motornya. Ia tak mampu mengeluarkan kecepatan terbaik sepanjang sebagian besar sesi latihan. Situasi ini bahkan membuat pihak Ducati di garasi sempat menunjukkan tanda-tanda pasrah, seolah merelakan kedua pembalap utama mereka, Marc Marquez dan Francesco Bagnaia, gagal menembus 10 besar yang menjadi syarat lolos langsung ke kualifikasi utama.
Namun, di penghujung sesi practice, Marc Marquez secara mengejutkan bangkit. Ia tampil gemilang dan berhasil menempatkan dirinya di posisi kedua, hanya terpaut tipis dari pemimpin sesi, Marco Bezzecchi dari tim Aprilia. Sementara itu, rekan setimnya, Pecco Bagnaia, gagal menembus posisi 10 besar dan harus menjalani kualifikasi 1.
Motogp News mengupas performa Marquez, “Marquez tampak tidak nyaman di atas Ducati-nya selama latihan di Buriram pada hari Jumat, karena juara tujuh kali itu harus menyesuaikan gaya berkendaranya. Karena masih merasakan efek dari cedera bahu yang dideritanya pada bulan Oktober, Marquez menggunakan paket aerodinamis depan Ducati 2024.” Lebih lanjut, Marquez juga dilaporkan kesulitan menghentikan motornya karena banyak tergelincir saat Practice MotoGP Thailand.
