Pembalap tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, mulai menunjukkan sikap realistis terkait masa depan kariernya di ajang MotoGP. Menjelang seri MotoGP Brasil 2026 di Sirkuit Ayrton Senna, Marquez secara terbuka menyatakan keraguannya untuk bisa mengikuti jejak legenda Valentino Rossi yang mampu bertahan di lintasan hingga usia 40 tahun.

“The Baby Alien” mengungkapkan pandangannya ini di tengah sorotan tajam terhadap performanya dalam beberapa musim terakhir. Kondisi ini diperparah dengan hasil minor di MotoGP Thailand, di mana ia gagal finis pada balapan utama. Kegagalan tersebut menambah tekanan bagi Marquez yang tengah berupaya keras membuktikan dirinya masih kompetitif di level tertinggi.

Marquez menyadari betul bahwa keberlanjutan kariernya di MotoGP sangat bergantung pada performa yang ia tunjukkan di lintasan. Ia menegaskan, peluang untuk terus melanjutkan kariernya akan tetap terbuka jika ia masih mampu bersaing di papan atas. Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya konsistensi dan hasil bagi seorang pembalap di kancah balap motor paling prestisius itu.

Nama Valentino Rossi, yang dikenal dengan karier panjang dan gemilang hingga usia 40 tahun, memang kerap menjadi tolok ukur bagi para pembalap muda. Namun, Marquez memilih untuk tidak membebani diri dengan ekspektasi serupa, melainkan fokus pada kondisi dan kemampuannya saat ini.