Lombok Tengah – Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), secara signifikan memperketat pengamanan di kawasan Bandara Internasional Lombok. Langkah ini diambil menjelang puncak arus mudik dan balik libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026, yang diperkirakan akan meningkatkan mobilitas masyarakat secara drastis.
Kapolres Lombok Tengah, AKBP Eko Yusmiarto, menyatakan bahwa peningkatan pengamanan ini merupakan bagian dari upaya menyeluruh untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan para pemudik. “Kami meningkatkan pengamanan di kawasan bandara atau obyek vital ini guna memastikan keamanan serta kenyamanan masyarakat yang melakukan perjalanan pada libur lebaran 2026,” tegas AKBP Eko Yusmiarto di Lombok Tengah, Minggu (15/3/2026).
Ia menjelaskan bahwa Bandara Internasional Lombok memiliki peran krusial sebagai gerbang utama menuju Pulau Lombok. Oleh karena itu, pengamanan maksimal menjadi prioritas, terutama saat menjelang periode libur panjang. “Bandara Internasional Lombok merupakan pintu utama masuk menuju Pulau Lombok, sehingga membutuhkan pengamanan yang maksimal, terlebih saat menjelang libur lebaran di mana mobilitas masyarakat diperkirakan meningkat,” tambahnya.
Strategi Pengamanan dan Pelayanan Terpadu
Pengamanan di Bandara Internasional Lombok melibatkan personel gabungan yang tergabung dalam Pos Terpadu Bandara Lombok Ketupat Rinjani. Selain melakukan pengawasan ketat di area publik, petugas juga melaksanakan patroli rutin untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban yang mungkin timbul.
Lebih dari sekadar pengamanan, Pos Terpadu juga berfungsi sebagai pusat pelayanan bagi masyarakat. “Selain pengamanan, kami juga memberikan pelayanan kepada masyarakat di Pos Terpadu, seperti membantu penumpang yang membutuhkan informasi serta memastikan kelancaran arus keluar masuk penumpang di bandara,” jelas Kapolres.
AKBP Eko Yusmiarto menegaskan bahwa penguatan pengamanan ini adalah komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat selama periode libur Lebaran. “Kami ingin memastikan masyarakat yang bepergian melalui Bandara Internasional Lombok dapat merasa aman, nyaman, dan perjalanan mereka berjalan lancar,” ujarnya.
Dengan adanya peningkatan pengamanan ini, diharapkan seluruh aktivitas penerbangan dan mobilitas masyarakat melalui Bandara Internasional Lombok selama masa libur Lebaran dan Hari Raya Nyepi 2026 dapat berlangsung tertib, aman, dan kondusif. “Semoga liburan lebaran dan hari raya Nyepi 2026 berjalan aman dan lancar,” pungkasnya.
