Tim voli putri Jakarta Pertamina Enduro berhasil mengamankan kemenangan penting di leg pertama final Proliga 2026 setelah menundukkan Gresik Phonska Plus. Berlaga di GOR Amongrogo, Yogyakarta, pada Jumat (24/4), Megawati Hangestri Pertiwi dan rekan-rekan menunjukkan mental juara dengan bangkit dari ketertinggalan.
Dalam pertandingan yang berlangsung sengit, Jakarta Pertamina Enduro menang dengan skor 3-1 (19-25, 25-19, 25-19, 25-21). Kemenangan ini membawa mereka selangkah lebih dekat untuk mempertahankan gelar juara Proliga.
Kunci Kebangkitan: Adaptasi dan Kesabaran
Pelatih Jakarta Pertamina Enduro, Bulent Karslioglu, mengungkapkan rasa senangnya atas ketenangan anak asuhnya yang tidak panik meski tertinggal di gim pertama. Juru taktik asal Turki itu menyoroti adaptasi dua pemain asingnya, Wilma Salas dan Irina Voronkova, terhadap kondisi cuaca di Yogyakarta.
“Cuaca cukup panas, tetapi kami bisa menciptakan kondisi yang baik untuk menang,” ujar pelatih kelahiran 2 April 1972 itu, menjelaskan salah satu faktor kunci kemenangan timnya.
Senada dengan sang pelatih, kapten Jakarta Pertamina Enduro, Tisya Amallya Putri, mengakui sempat merasakan kepanikan setelah kehilangan set pertama. Namun, ia menekankan bahwa timnya mampu bangkit berkat permainan yang lebih tenang dan sabar.
“Kami sempat deg-degan setelah kalah di set pertama, tetapi terus terang kami hari ini bermain lebih sabar,” tutur wanita kelahiran 11 Oktober 2000 itu, membeberkan rahasia di balik kebangkitan timnya.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Jakarta Pertamina Enduro untuk menghadapi leg kedua final Proliga 2026 dan berupaya mempertahankan gelar juara mereka.
