Timnas voli putra Indonesia bersiap menghadapi ajang AVC Men’s Cup 2026 yang akan digelar di India mulai 20 Juni mendatang. Dalam persiapan ini, nama Issanaye Ramires Ferraz mencuat sebagai kandidat kuat pelatih kepala yang akan mendampingi skuad Merah Putih.

Wakil Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Wakabid Binpres) PBVSI, Loudry Maspaitella, mengungkapkan bahwa kerangka tim nasional telah terbentuk. Namun, pengumuman resmi daftar pemain masih menunggu rampungnya kompetisi Proliga serta AVC Men’s Volleyball Champions League 2026.

“Kerangka pemain sudah ada. Persiapan rencananya berlangsung selama satu bulan, dan setelah Proliga nama pemain akan diumumkan,” ujar Loudry saat dihubungi JPNN.com.

Issanaye Ramires Ferraz, juru taktik kelahiran 11 Desember 1983 asal Brasil, diproyeksikan akan memimpin Timnas voli putra Indonesia. Peresmiannya sebagai pelatih kepala tinggal menunggu selesainya kontraknya di Korea pada Mei mendatang.

Pada AVC Men’s Cup 2026, Indonesia tergabung dalam Pool B bersama tim-tim kuat lainnya seperti Qatar, Korea Selatan, Pakistan, Thailand, dan Oman. Turnamen ini menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk memperbaiki performa setelah pada edisi 2025 hanya mampu finis di posisi keenam.

Kehadiran Issanaye Ramires Ferraz juga menandai era baru bagi Timnas voli putra Indonesia, menyusul keputusan PBVSI untuk memecat pelatih sebelumnya, Jeff Jiang.