Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengusulkan pembentukan Polisi Pariwisata. Langkah ini diambil untuk memperkuat sistem pengamanan di berbagai objek wisata serta infrastruktur pendukungnya, menyusul maraknya kasus pencurian di wilayah selatan NTB.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan usulan tersebut dalam rapat pimpinan Polda NTB di Gedung Sasana Dharma Polda NTB, Mataram, Jumat (20/2/2026). Menurut Iqbal, pencurian infrastruktur seperti kabel lampu jalan, baterai, hingga komponen penerangan menjadi tantangan serius yang berulang.
“Kalau hari ini kita pasang lampu, besok kabelnya sudah tidak ada atau baterainya hilang. Ini jadi tantangan serius, terutama di wilayah selatan,” ungkap Lalu Muhamad Iqbal.
Iqbal membandingkan kondisi keamanan di wilayah selatan dengan utara NTB. Ia menyebut, kawasan utara relatif lebih aman, sementara wilayah selatan masih terus menghadapi gangguan keamanan yang berpotensi merusak citra daerah dan mengganggu kenyamanan wisatawan.
“Kondisi ini dinilai berpotensi mengganggu kenyamanan wisatawan serta merusak citra daerah,” ujarnya.
Melihat situasi tersebut, Gubernur Iqbal menekankan pentingnya penguatan keamanan destinasi wisata seiring dengan peningkatan kunjungan wisatawan dan pembangunan infrastruktur pariwisata. “Kami ingin ada kepastian sistem pengamanan destinasi wisata. Pariwisata tidak bisa tumbuh tanpa rasa aman,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi NTB menyatakan kesiapannya untuk mendukung peningkatan kapasitas personel, termasuk penyediaan peralatan dan penguatan infrastruktur bagi satuan khusus yang ditugaskan di sektor pariwisata. Koordinasi dengan jajaran kepolisian daerah juga akan terus dilakukan guna merumuskan skema pengamanan terbaik.
Iqbal menambahkan, keberhasilan tiga pilar pembangunan daerah, yakni pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, dan pariwisata, sangat bergantung pada dukungan penuh aparat keamanan. “Keberhasilan tiga pilar pembangunan pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, dan pariwisata tidak akan tercapai tanpa dukungan penuh aparat keamanan,” katanya.
