Anggota Komisi III Bidang Keuangan dan Perbankan DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhamad Aminurlah, mendesak calon direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Gerbang NTB Emas (GNE) untuk tidak terpaku pada satu bidang usaha. Ia mendorong GNE agar lebih kreatif dalam menciptakan lini bisnis baru demi menggenjot perekonomian daerah.

“Saya kira manajemen baru PT GNE nanti harus punya rencana bisnis baru. Jangan hanya fokus atau mengandalkan pada satu bidang usaha buat paving blok,” ujar Aminurlah di Mataram, Selasa (24/2/2026). Ia menekankan bahwa BUMD seharusnya menjadi perintis sektor usaha, terutama di bidang yang belum diminati swasta, mengingat NTB memiliki potensi besar di sektor pertanian, perikanan, dan peternakan.

“Bicara perusahaan daerah itu adalah bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan berkontribusi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tegasnya.

Aminurlah, yang juga anggota DPRD NTB dari Dapil VI Kabupaten Bima, Kota Bima, dan Kabupaten Dompu, menyatakan tidak sependapat dengan pandangan Gubernur NTB yang menginginkan PT GNE hanya fokus pada satu bidang usaha tertentu. “Kurang tepat kalau GNE hanya fokus pada satu bidang, sementara pertanian kita besar kontribusi-nya terhadap perekonomian daerah,” ucap Haji Maman, sapaan akrabnya.

Ia menambahkan, GNE harus menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat, bukan semata-mata mengejar keuntungan. “Jadi, BUMD tidak hanya berpikir soal mencari keuntungan, tapi itu tadi kesejahteraan masyarakat yang utama,” katanya.

Seleksi Direksi Baru GNE

Desakan ini muncul di tengah proses seleksi direksi baru PT GNE. Pemerintah Provinsi NTB saat ini sedang memilih pimpinan baru untuk BUMD tersebut. Sebanyak 12 nama telah direkomendasikan oleh Tim Panitia Seleksi (Pansel) calon direksi PT GNE kepada Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal. Mereka akan mengisi posisi Direktur Utama, Direktur Operasional, dan Direktur Keuangan.

Keduabelas kandidat tersebut adalah Sulman, Ahmad Jaelani Adiya Putra, Suhaimi, Hendra Yuda Sakti, Desty Chiptiana, Yuyut Indrayudi, Taufik Amri, M Aidul Adha, Imanti Sukmaningsih, Catur Rahmad Mardhiyanto, Yunita Yoesminarty, dan Nazamuddin.

Ketua Tim Pansel Direksi PT GNE NTB, Lalu Aksar Anshori, mengonfirmasi penyerahan nama-nama tersebut. “Kami telah menyerahkan 12 nama hasil seleksi kepada Gubernur NTB pada Kamis 19 Februari untuk selanjutnya dipilih sesuai kebutuhan jabatan,” kata Lalu Aksar Anshori.