Bek Persib Bandung, Dion Markx, mengungkapkan menu latihan yang diberikan tim pelatih jelang jadwal padat kompetisi terasa sangat berat. Bahkan, ia berkelakar bahwa pelatih fisik seolah ingin ‘membunuh’ para pemain.

Pernyataan tersebut disampaikan Dion Markx di Bandung pada Senin (30/3), setelah tim kembali berlatih usai libur Lebaran. Persib Bandung tengah mempersiapkan diri menghadapi pekan ke-26 BRI Super League 2025/26 melawan Semen Padang di Stadion Haji Agus Salim pada Minggu (5/4/2026).

Kebugaran Meningkat, Intensitas Latihan Melonjak

Dion Markx mengakui kondisi kebugarannya terus membaik berkat program latihan mandiri yang dijalankan selama libur. Ia juga optimistis rekan-rekannya memiliki peningkatan kebugaran yang serupa.

“Kondisi saya bagus. Kami mendapatkan program dari Miro (Petric). Saya menjalankannya dengan disiplin,” kata Dion, merujuk pada program yang diberikan oleh pelatih fisik tim.

Namun, intensitas latihan pada pekan ini meningkat secara signifikan. Hal ini bukan tanpa alasan, mengingat Persib akan menghadapi jadwal yang sangat padat, yakni sembilan pertandingan dalam waktu singkat.

“Sekarang, dia (pelatih fisik) seolah ingin ‘membunuh’ kami dalam latihan karena kami akan menjalani sembilan pertandingan dalam waktu singkat. Kami harus kembali bugar sepenuhnya,” ungkap Dion, menggambarkan betapa menantangnya sesi latihan saat ini.

Peningkatan intensitas ini menjadi krusial agar seluruh skuad Maung Bandung dapat mencapai kebugaran optimal dan siap menghadapi tantangan jadwal pertandingan yang ketat di BRI Super League.