Pengusaha muda Insanul Fahmi berencana melaporkan dugaan pembatasan akses bertemu anaknya ke Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak). Langkah ini diambil setelah ia merasa waktu pertemuannya dengan sang buah hati dibatasi secara signifikan.
Fahmi mengungkapkan kerinduannya untuk bisa bertemu dan bermain bebas dengan anaknya. Namun, ia merasa kesempatan itu tidak didapatkan. “Pengin ketemu dia, pengin main-main, tetapi dibatasi. Kayak kemarin sebenarnya sempat ketemu sekali, tetapi cuma 20 menit saja,” ujar Insanul Fahmi di kawasan Jakarta Barat, baru-baru ini.
Pembatasan waktu pertemuan tersebut diduga dilakukan oleh Wardatina Mawa. Fahmi menegaskan bahwa opsi untuk mendatangi Komnas Anak akan menjadi pilihan terakhir jika tidak ada respons positif terkait keinginannya bertemu anak.
“Masih (diusahakan untuk bertemu), makanya dalam beberapa waktu ini kalau misalnya memang masih belum ada respons buat ketemu anak kayaknya aku sama Bang Tomi (kuasa hukum) pengin tegas ke Komnas,” ucap Insanul Fahmi, merujuk pada kuasa hukumnya.
