Persita Tangerang menghadapi laga krusial melawan Persis Solo pada Sabtu, 23 Mei 2026, dengan misi khusus untuk mencetak rekor poin tertinggi sepanjang sejarah klub di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Tim berjuluk Pendekar Cisadane ini bertekad meraih tiga poin penuh dalam laga pemungkas Super League 2025/26. Sejauh ini, Muhammad Toha dan rekan-rekannya telah mengoleksi 45 poin, hasil dari 13 kemenangan, enam imbang, dan 14 kekalahan.

Jika mampu menaklukkan Persis Solo, Persita akan menutup musim dengan 48 poin. Capaian ini akan melampaui rekor terbaik mereka sebelumnya, yakni 47 poin yang diraih pada musim 2022/23.

Pelatih Persita, Carlos Pena, menegaskan bahwa timnya bertekad mengakhiri musim dengan hasil maksimal. “Sekarang kami harus menyamai skor atau bahkan lebih agresif dari mereka jika ingin memiliki peluang untuk meraih tiga poin,” ungkap juru taktik asal Spanyol itu.

Namun, Persita tengah dalam tren kurang baik. Mario Jardel cum suis hanya meraih satu poin dari tiga laga terakhir. Mereka bermain imbang 1-1 melawan Malut United, sebelum akhirnya menelan kekalahan 0-2 dari Borneo FC dan 0-3 dari Persijap Jepara.

Laga penentu ini dipastikan akan digelar tanpa kehadiran penonton.