Sumbawa Barat, NTB – Angka pengangguran di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Nusa Tenggara Barat, menunjukkan penurunan signifikan hingga akhir tahun 2025. Bupati Sumbawa Barat, Amar Nurmansyah, mengumumkan bahwa tingkat pengangguran berhasil ditekan menjadi 3,15 persen.

Amar Nurmansyah menjelaskan, tiga hingga empat tahun sebelum pembangunan fasilitas smelter di wilayah tersebut, angka pengangguran berada pada kisaran 4,7 persen, yang setara dengan sekitar 3.200 tenaga kerja. “Angka ini berhasil ditekan menjadi 3,15 persen atau sekitar 2.600 tenaga kerja pada akhir tahun 2025,” kata Amar di Sumbawa Barat, Sabtu (31/01/2026).

Meskipun pembangunan smelter telah menyerap sekitar 8.000 tenaga kerja, Bupati menyadari adanya tantangan dalam pemenuhan kompetensi untuk beberapa jenis pekerjaan tertentu. Oleh karena itu, revitalisasi Balai Latihan Kerja (BLK) menjadi prioritas untuk menghasilkan lulusan dengan kompetensi yang sesuai dan siap bersaing di pasar kerja.

Lebih lanjut, Amar Nurmansyah mengajak semua pihak untuk mengubah paradigma bahwa peluang kerja di Sumbawa Barat tidak hanya terbatas pada sektor pertambangan. Ia mencontohkan keberhasilan program pelatihan di sektor perhotelan. “Contoh lain yakni keberhasilan pelatihan di sektor perhotelan yang mampu menyerap 100-200 orang lulusan, baik di Lombok, lokal Sumbawa Barat, hingga Bali,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut dari program ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat berencana menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan beberapa pihak, termasuk United Tractors, anak perusahaan Astra yang bergerak dalam pelatihan dan penempatan tenaga kerja. Penandatanganan MoU ini akan dilakukan bersamaan dengan peletakan batu pertama digitalisasi BLK.

Bupati juga menjelaskan bahwa pola pembiayaan pelatihan hingga penempatan tenaga kerja akan diintervensi oleh pemerintah daerah. Hal ini bertujuan agar biaya tersebut tidak sepenuhnya menjadi beban bagi para calon pekerja. “Dengan ini pemerintah penurunan angka pengangguran terbuka menjadi 2,6 persen pada tahun 2027,” tegasnya.

Amar Nurmansyah berharap program-program ini dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat besar bagi kemajuan Sumbawa Barat di masa mendatang. “Pemerintah daerah tetap berkomitmen dalam melaksanakan berbagai program untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.