Komandan Korem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief menegaskan peran vital Bintara Pembina Desa (Babinsa) sebagai “jenderal lapangan”. Penegasan ini disampaikan Sjasul Arief dalam kegiatan Safari Ramadhan yang berlangsung di Markas Kodim 1614/Dompu, Nusa Tenggara Barat, pada Rabu (12/3/2026).

Menurut Brigjen Sjasul Arief, Babinsa merupakan garda terdepan TNI Angkatan Darat yang secara langsung bersentuhan dengan masyarakat di tingkat desa. “Peran Babinsa sangat luar biasa dalam menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Karena dedikasi dan tanggung jawab yang besar di wilayah binaannya masing-masing, maka Babinsa layak kita sebut sebagai jenderal lapangan,” ujar Sjasul Arief.

Ia menjelaskan, Babinsa memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak pembinaan teritorial di desa dan kelurahan. Selain mengemban tugas di bidang pertahanan, Babinsa juga aktif mengawal berbagai program pemerintah agar tepat sasaran, termasuk inisiatif pembangunan desa dan ketahanan pangan.

Peran Babinsa dalam Program Pemerintah dan Pembangunan

Sjasul Arief merinci keterlibatan Babinsa dalam berbagai program, seperti pengawasan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKPM), program Makan Bergizi Gratis (MBG), distribusi pupuk, pendampingan teknik tanam bagi petani, hingga mendorong kegiatan sosial di masyarakat. Dalam kondisi tertentu, Babinsa juga menjadi motor penggerak pembangunan infrastruktur desa dan berperan cepat serta responsif dalam penanggulangan bencana alam.

Oleh karena itu, Danrem menginstruksikan para Babinsa untuk senantiasa menjaga kedekatan dengan masyarakat dan menjadi solusi atas beragam persoalan yang timbul di wilayah binaan mereka.

Pesan Ramadhan untuk Prajurit

Pada kesempatan yang sama, Brigjen Sjasul Arief turut mengajak seluruh prajurit untuk memanfaatkan bulan suci Ramadhan sebagai momentum peningkatan keimanan, kedisiplinan, dan integritas dalam menjalankan tugas sebagai aparat negara. “Puasa bukan alasan untuk menurunkan produktivitas, melainkan landasan untuk membentuk prajurit yang berkarakter, disiplin, dan berintegritas tinggi,” katanya.

Ia menambahkan, nilai kesabaran, kedisiplinan, dan pengendalian diri selama ibadah puasa harus tercermin dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. “Momentum Ramadhan harus dimanfaatkan untuk memperbaiki diri, meningkatkan loyalitas, serta memperkuat semangat pengabdian kepada bangsa dan negara,” pungkasnya.

Kedatangan Danrem beserta rombongan disambut oleh Bupati Dompu Bambang Firdaus, Dandim 1614/Dompu Letkol Czi Janu Hendarto, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tokoh masyarakat setempat.