Ambisi Borneo FC Samarinda untuk meraih gelar juara BRI Super League musim ini masih menyala kuat. Memasuki pekan ke-30, tim berjuluk Pesut Etam ini berhasil menempel ketat Persib Bandung di posisi teratas klasemen sementara.

Borneo FC kini mengoleksi 69 poin, jumlah yang sama persis dengan perolehan Persib Bandung. Konsistensi performa menjadi kunci bagi skuad asuhan pelatih Pieter Huistra dalam menjaga asa juara hingga fase krusial kompetisi.

Kemenangan Krusial dan Performa Nadeo Argawinata

Tambahan tiga poin di laga terakhir menjadi modal berharga bagi Pesut Etam. Mereka berhasil meraih kemenangan tipis atas Persik Kediri, sebuah hasil yang menunjukkan soliditas permainan tim, terutama di lini belakang yang tampil disiplin sepanjang pertandingan.

Salah satu sorotan utama dalam pertandingan tersebut adalah penampilan gemilang kiper Borneo FC, Nadeo Argawinata. Penjaga gawang dengan 24 caps di Timnas Indonesia itu dinobatkan sebagai Man of The Match berkat kontribusinya di bawah mistar gawang.

Nadeo Argawinata menegaskan bahwa hasil positif yang diraih timnya merupakan buah dari kerja sama seluruh pemain. Ia memilih merendah dan tidak ingin jemawa atas pencapaian individu maupun tim.

Soliditas lini belakang dan performa apik Nadeo menjadi faktor krusial dalam menjaga keunggulan Borneo FC hingga peluit akhir dibunyikan, memperlihatkan kesiapan tim menghadapi tekanan di sisa laga.