Persaingan di papan atas BRI Super League 2025/26 semakin memanas setelah Borneo FC berhasil meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Bali United. Laga sengit yang diwarnai lima gol ini berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Senin (11/5/2026) malam, memaksa Persib Bandung untuk tetap waspada di puncak klasemen.
Drama Lima Gol di Kandang Serdadu Tridatu
Pertandingan antara Bali United dan Borneo FC berjalan dalam tempo tinggi sejak peluit awal dibunyikan. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Bali United berhasil memecah kebuntuan lebih dulu pada menit ke-21 melalui gol yang dicetak oleh Teppei Yachida, membuat tim tuan rumah unggul 1-0.
Tertinggal satu gol, Borneo FC tidak menyerah. Skuad berjuluk Pesut Etam itu tampil lebih agresif di babak kedua. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-49 ketika Mariano Peralta melepaskan sepakan jarak jauh yang berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Tekanan dari Borneo FC terus berlanjut. Pada menit ke-74, tim tamu mendapatkan hadiah penalti setelah terjadi insiden handball di area pertahanan Bali United. Mariano Peralta yang maju sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya, membawa Borneo FC berbalik unggul 2-1.
Namun, keunggulan Borneo FC tidak bertahan lama. Hanya berselang dua menit, Bali United berhasil menyamakan kedudukan. Situasi kemelut di depan gawang Borneo FC berujung pada gol bunuh diri yang dilakukan oleh Caxambu, mengubah skor menjadi 2-2 dan kembali memanaskan jalannya pertandingan.
Tidak ingin pulang dengan tangan hampa, Borneo FC kembali menunjukkan mental juaranya. Pada menit ke-79, Juan Villa menjadi pahlawan bagi Pesut Etam setelah mencetak gol penentu kemenangan. Gol tersebut mengunci skor akhir 3-2 untuk keunggulan Borneo FC.
Implikasi Kemenangan bagi Persaingan Juara
Kemenangan penting ini membuat Borneo FC terus menempel ketat Persib Bandung dalam perburuan gelar juara BRI Super League 2025/26. Hasil ini menjadi sinyal kuat bagi Maung Bandung bahwa persaingan di sisa musim akan sangat ketat dan penuh tantangan.
