Persija Jakarta harus menelan pil pahit saat bertandang ke markas Bhayangkara Presisi Lampung FC dalam lanjutan BRI Super League. Duel sengit yang berlangsung di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Minggu (5/4/2026), berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan tuan rumah. Hasil ini membuat Macan Kemayoran pulang dengan kekecewaan, meskipun sempat menunjukkan performa menjanjikan di awal laga.

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menyoroti sejumlah kesalahan fatal yang dilakukan anak asuhnya sepanjang pertandingan. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Persija, terutama setelah mereka berhasil unggul cepat pada menit pertama melalui gol Rayhan Hannan.

Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Dominasi awal Persija perlahan memudar, memberikan celah bagi Bhayangkara untuk menemukan ritme permainan mereka. Moussa Sidibe berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-28, mengubah skor menjadi 1-1 dan membangkitkan semangat tim tuan rumah.

Memasuki babak kedua, situasi semakin sulit bagi Persija setelah bek andalan mereka, Jordi Amat, harus meninggalkan lapangan lebih cepat. Amat diganjar kartu kuning kedua, memaksa Macan Kemayoran bermain dengan sepuluh pemain di sisa pertandingan.

Meski bermain dengan kalah jumlah, Persija sempat menunjukkan respons positif. Fabio Calonego berhasil mencetak gol melalui tendangan bebas yang brilian, membawa Persija kembali memimpin 2-1. Gol ini sempat memberikan harapan bagi para pendukung Persija.

Sayangnya, tekanan tanpa henti dari Bhayangkara FC dalam kondisi unggul jumlah pemain akhirnya membuat lini pertahanan Persija goyah. Gempuran demi gempuran yang dilancarkan Bhayangkara tidak mampu dibendung, berujung pada dua gol balasan yang memastikan kemenangan 3-2 bagi Bhayangkara Presisi Lampung FC.