Waka MPR Soroti Salah Kelola Sejumlah Fasilitas Aspek Kesehatan di dalam Timur RI

Jakarta

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat (Rerie) menyoroti kesalahan di kelola beberapa infrastruktur pelayanan kebugaran (Fasyankes) masyarakat di Indonesi Timur harus segera diperbaiki. Hal yang disebutkan harus diwujudkan demi keadilan pelayanan keseimbangan yang tersebut layak bagi setiap warga negara.

“Temuan salah kelola sebagian Fasyankes ke Nusantara Timur harus menjadi perhatian penting para pemangku kepentingan agar segera diperbaiki,” kata Rerie pada keterangannya, hari terakhir pekan (14/6/2024).

Nginklan Yuk

Keterangan resmi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Media, Kamis (13/6), menyebutkan 23 prasarana pelayanan kesegaran (Fasyankes) pada Indonesia Timur (Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua, serta Nusa Tenggara Barat), berbagai yang mangkrak.

Selain itu, beberapa orang persoalan juga kerap dihadapi antara lain insentif tenaga keseimbangan (nakes), pemenuhan standar minimum total serta kualifikasi nakes, dan juga pemenuhan anggaran kesehatan.

Demikian pula, ketersediaan alat kesejahteraan serta sarana pendukung, prasarana rumah sakit, manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Universal Health Coverage (UHC) lalu kepesertaan BPJS, pengelolaan limbah faskes, kemudian dana alokasi khusus (DAK) fisik, juga bermasalah.

Nginklan Yuk
ADVERTISEMENT

Menurut Rerie, perbaikan terhadap beberapa jumlah permasalahan yang disebutkan membutuhkan dukungan semua pihak.

“Para pemangku kepentingan di dalam tingkat pusat kemudian wilayah harus mempunyai cara pandang yang digunakan serupa terkait pengelolaan kemudian pengembangan Fasyankes pada wilayahnya masing-masing,” kata Rerie.

Rerie berpendapat kebugaran sebagai salah satu keperluan dasar bagi setiap warga negara agar mampu berperan terlibat pada serangkaian pembangunan, harus bermetamorfosis menjadi prioritas untuk diwujudkan. Rerie pun sangat berharap perbaikan Fasyankes yang mana mangkrak di dalam Indonesia Timur dapat berlangsung dengan segera.

“Sehingga, upaya negara untuk mewujudkan pelayanan keseimbangan yang layak kemudian lebih lanjut merata bagi setiap warga negara dapat diwujudkan, sebagai bagian dari langkah-langkah memulai pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang digunakan tangguh juga berdaya saing dalam masa depan,” pungkasnya.

(akn/ega)

Artikel ini disadur dari Waka MPR Soroti Salah Kelola Sejumlah Fasilitas Kesehatan di Timur RI

You might also like
Follow Gnews