Manajemen Persija Jakarta resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih kepala Mauricio Souza menyusul kegagalan mencapai target juara pada musim Super League 2025/26. Keputusan ini juga berimbas pada seluruh jajaran staf pelatih asal Brasil yang mendampingi Souza.
Direktur Persija, Mohamad Prapanca, menjelaskan bahwa keputusan untuk berpisah diambil setelah evaluasi menyeluruh terhadap performa tim. “Kami sepakat untuk tidak melanjutkan kebersamaan karena tidak tercapainya target yang ditentukan di awal kontrak,” ujar Prapanca, menegaskan alasan di balik perpisahan tersebut.
Perpisahan dengan juru taktik kelahiran 13 Maret 1974 itu terjadi tiga hari setelah laga Persija Jakarta melawan Semen Padang pada Sabtu, 23 Mei 2026. Tidak hanya Souza, gerbong kepelatihan asal Brasil yang turut dilepas meliputi Italo Bartole Resende (asisten pelatih), Vitor Branco da Cruz (pelatih fisik), Gerson Rodrigues Rios (pelatih kiper), Caio Araujo (analis), dan Claudio Luzardi (interpreter).
Dengan berakhirnya era kepelatihan Souza dan stafnya, manajemen Macan Kemayoran kini bergerak cepat untuk mencari sosok pengganti yang diharapkan mampu membawa tim meraih prestasi sesuai target di musim mendatang.
