Semen Padang FC dipastikan terdegradasi dari Super League setelah mengakhiri musim 2025/2026 di peringkat ke-17 klasemen akhir. Tim berjuluk Kabau Sirah ini hanya mampu mengumpulkan 20 poin, memaksa mereka turun kasta ke Championship musim depan.

Menanggapi hasil pahit ini, Pelatih Semen Padang, Imran Nahumarury, menyatakan tekadnya untuk segera membawa tim kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. “Saya masih mempunyai keinginan untuk bisa mengembalikan tim ini ke Liga 1 (Super Liga),” ujar Imran dalam konferensi pers seusai laga.

Pernyataan tersebut disampaikan Imran setelah Semen Padang menelan kekalahan 0-3 dari Persija Jakarta di Stadion JIS, Sabtu (23/5). Hasil tersebut menjadi penutup perjalanan berat Semen Padang di Super League musim ini.

Sepanjang kompetisi 2025/2026, Semen Padang menghadapi berbagai tantangan yang berujung pada inkonsistensi performa. Serangkaian hasil kurang maksimal membuat mereka kesulitan keluar dari zona degradasi, hingga akhirnya gagal mengamankan posisi untuk bertahan di Super League.

Dengan 20 poin, Semen Padang FC resmi menempati posisi ke-17 di klasemen akhir Super League 2025/2026.