Persib Bandung tengah menjadi sorotan setelah kabar bonus Rp1 miliar mencuat di tengah perburuan gelar juara BRI Super League 2025/2026. Namun, Kapten Persib, Marc Klok, memastikan timnya tidak akan terdistraksi oleh isu tersebut dan tetap fokus pada target utama: juara.
Spekulasi mengenai bonus ini bermula dari pernyataan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang mengisyaratkan adanya apresiasi besar menjelang laga krusial kontra Arema FC. Nama Menteri Perumahan dan Permukiman Indonesia, Maruarar Sirait, juga disebut-sebut sebagai pihak yang memberikan bonus, meskipun ia disebut tidak ingin hal tersebut dipublikasikan.
Menanggapi hal ini, Marc Klok justru menganggap bonus sebagai hal yang wajar dan tidak perlu dibesar-besarkan. “Itu sangat bagus karena ada apresiasi untuk kami, untuk klub, dan juga untuk kota. Hasil yang kami dapatkan ini penting untuk semua,” ungkap Klok dalam konferensi pers pralaga di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Kamis (23/4/2026).
Klok menambahkan bahwa bonus semacam ini adalah praktik umum di dunia sepak bola. “Saya tidak terlalu mengerti kenapa banyak pertanyaan soal ini. Semua klub di Liga 1 punya. Bahkan bukan hanya di Indonesia, di seluruh dunia juga seperti itu. Ini normal,” tegasnya.
Gelandang berdarah Belanda ini menekankan bahwa fokus tim tidak boleh terpecah oleh isu di luar lapangan, terutama saat Persib sedang berada di jalur emas untuk meraih gelar juara.
