Penyanyi pop ikonik, Britney Spears, dikabarkan telah memulai perawatan di sebuah pusat rehabilitasi. Langkah ini diambil secara sukarela oleh sang bintang setelah ia tersandung kasus hukum terkait dugaan mengemudi di bawah pengaruh alkohol (DUI).

Perwakilan Britney Spears mengonfirmasi bahwa artis tersebut secara sukarela memasuki fasilitas rehabilitasi pada Minggu, 12 April 2026, waktu setempat. Keputusan ini menyusul insiden penangkapan Britney atas dugaan DUI pada 4 Maret lalu di wilayah California Selatan.

Menurut keterangan dari Departemen Sheriff Ventura County, Britney Spears sempat ditahan sebelum akhirnya dibebaskan sehari setelah penangkapannya. Insiden tersebut menjadi sorotan publik dan memicu kekhawatiran akan kondisi sang penyanyi.

Menanggapi kejadian tersebut, perwakilan Spears menyampaikan pernyataan resmi. “Ini adalah insiden yang tidak menguntungkan dan sama sekali tidak dapat dibenarkan,” ujar perwakilan Spears.

Lebih lanjut, perwakilan tersebut menekankan komitmen Britney untuk menghadapi proses hukum dan melakukan perbaikan diri. “Britney akan mengambil langkah yang tepat dan mematuhi hukum, dan semoga ini bisa menjadi langkah awal dari perubahan yang sudah lama dibutuhkan dalam hidupnya,” tambahnya.

Dengan masuknya Britney Spears ke pusat rehabilitasi, diharapkan ini menjadi babak baru dalam perjalanan pemulihan dan stabilitas hidupnya.