Performa superior Ducati yang begitu mencolok sepanjang musim MotoGP 2025 kini menghadapi tantangan serius di awal MotoGP 2026. Hingga tiga seri pertama bergulir, pabrikan asal Italia tersebut belum mampu meraih satu pun kemenangan di balapan utama, menandai periode sulit yang tak terduga.
Ducati Kesulitan, Hanya Marquez yang Beri Harapan
Satu-satunya catatan positif bagi Ducati datang dari kemenangan Marc Marquez di sprint race MotoGP Brasil 2026. Namun, raihan tersebut belum cukup untuk menutupi penurunan performa keseluruhan tim di lintasan, terutama dalam balapan penuh yang menjadi penentu poin krusial.
Situasi ini berbanding terbalik dengan Aprilia yang justru tampil luar biasa sejak awal musim. Pabrikan asal Noale, Italia, tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dan menjadi ancaman serius bagi tim-tim papan atas.
Aprilia Mendominasi dengan Gemilangnya Marco Bezzecchi
Marco Bezzecchi menjadi sorotan utama setelah berhasil memenangkan semua balapan utama dalam tiga seri pertama MotoGP 2026. Konsistensi Bezzecchi menempatkannya sebagai pembalap yang paling dominan di awal musim ini.
Tidak hanya Bezzecchi, Aprilia juga menunjukkan kekuatan tim yang solid. Dalam dua seri terakhir, Aprilia bahkan mampu mengunci posisi satu-dua berkat performa konsisten Jorge Martin yang selalu finis sebagai runner-up. Kondisi ini secara langsung tercermin dalam klasemen sementara MotoGP 2026, di mana Aprilia kini memimpin persaingan.
