PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) memperketat inspeksi menyeluruh terhadap infrastruktur kelistrikan di wilayahnya. Langkah ini diambil untuk memastikan keandalan pasokan listrik dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah serta aktivitas selama bulan suci Ramadhan hingga Idulfitri.
Inspeksi difokuskan pada 26 Gardu Induk (GI) yang tersebar di Pulau Lombok dan Sumbawa, yang merupakan tulang punggung sistem transmisi listrik di NTB. Kegiatan ini dilakukan oleh tim PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Mataram, dimulai dari Gardu Induk Tanjung di Lombok hingga Gardu Induk Sape di Kabupaten Bima, Sumbawa.
Dalam pelaksanaannya, tim manajemen melakukan pengecekan detail terhadap berbagai peralatan utama di setiap Gardu Induk. Pemeriksaan meliputi sistem proteksi, peralatan penghubung, serta kondisi umum instalasi transmisi. Hal ini bertujuan untuk memastikan seluruh perangkat berfungsi optimal dan menjaga keandalan sistem kelistrikan.
Selain kesiapan peralatan, PLN juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan personel di lapangan. Setiap Gardu Induk dijaga oleh operator yang bersiaga selama 24 jam penuh. Mereka bertugas memantau kondisi sistem kelistrikan dan siap melakukan penanganan cepat apabila terjadi potensi gangguan.
Manager PLN UPT Mataram, Anung Hermawan, menjelaskan bahwa inspeksi ini merupakan langkah preventif. “Kami ingin memastikan seluruh Gardu Induk yang menjadi tulang punggung sistem transmisi di Lombok dan Sumbawa berada dalam kondisi siap operasi. Selain peralatan yang andal, kesiapsiagaan personel juga sangat penting karena mereka menjadi garda terdepan dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan,” tegas Anung.
Senada, General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menegaskan komitmen PLN untuk menjaga keandalan pasokan listrik. “Kami terus memastikan seluruh lini operasional kelistrikan berada dalam kondisi siap, mulai dari pembangkitan, transmisi, hingga distribusi. Dengan kesiapan ini, PLN ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dan aktivitas selama Ramadan hingga Idulfitri dengan tenang dan nyaman,” ujar Sri Heny.
Melalui berbagai upaya kesiapsiagaan ini, PLN UIW NTB berharap sistem kelistrikan di Nusa Tenggara Barat tetap terjaga andal. Dengan demikian, kebutuhan listrik masyarakat selama Ramadhan dapat terpenuhi secara aman, andal, dan berkelanjutan.
