BURIRAM – Seri pembuka MotoGP 2026 di Sirkuit Buriram, Thailand, akhir pekan ini, menjadi sorotan utama para penggemar balap motor. Banyak pakar dan komentator memprediksi bahwa Marc Marquez akan kembali menjadi musuh bersama, pembalap yang harus dikalahkan di lintasan.
Stefan Bradl, komentator sekaligus mantan pembalap MotoGP, menempatkan Marc Marquez sebagai favorit juara MotoGP 2026. Ia disusul oleh Marco Bezzecchi, Francesco Bagnaia, dan Alex Marquez. Performa fantastis Marquez pada musim 2025 menjadi dasar kuat untuk kembali menjadi kandidat utama juara.
Potensi Marc Marquez Samai dan Lampaui Legenda
Musim 2026 ini, sejumlah rekor fantastis menanti Marc Marquez. Dengan memenangi gelar pada 2025, Marc telah menyamai Valentino Rossi dalam urusan jumlah gelar di kelas utama, yakni tujuh. Ada potensi besar baginya untuk mempertajam pencapaian itu tahun ini, bahkan menyamai rekor Giacomo Agostini dengan delapan gelar juara dunia.
Marquez juga tercatat sebagai juara tertua di era MotoGP, memecahkan rekor Rossi pada 2009 di usia 30 tahun, dengan memenangi gelar 2025 di usia 32 tahun. Ini menunjukkan konsistensi dan daya saingnya yang luar biasa.
Dengan 73 kemenangan MotoGP, Marquez berpeluang melampaui rekor Rossi pada 2026 ini. Rekor saat ini berada di angka 89 kemenangan. Untuk mencapainya, Marc perlu memenangi 16 dari 22 balapan yang akan digelar.
Tidak hanya itu, Marc juga bisa memecahkan rekor Rossi untuk lap tercepat terbanyak dalam sejarah kelas utama. Marquez saat ini memiliki 72 lap tercepat, hanya membutuhkan lima lap lagi pada 2026 untuk melampaui rekor Rossi.
Dominasi di Lap Tercepat dan Balapan Sprint
Marc Marquez juga memegang rekor jumlah lap tercepat terbanyak dalam satu musim dengan 12 lap, setara dengan Rossi dan Agostini. Dengan potensi 13 lap tercepat yang bisa dicapai sepanjang musim 2026, ia berpeluang besar untuk sendirian memegang rekor ini.
Pembalap berusia 32 tahun itu juga bisa menjadi pembalap paling sukses dalam balapan Sprint. Ia hanya membutuhkan dua kemenangan lagi untuk mengalahkan rekor Jorge Martin yang meraih 16 kemenangan Sprint. Marc juga dapat memperpanjang rekornya sendiri sebagai pembalap dengan kemenangan Sprint beruntun terbanyak, setelah meraih delapan kemenangan beruntun pada 2025 antara Aragon dan Catalan.
Di sirkuit Sachsenring, Jerman, Marquez memiliki sembilan kemenangan. Ia berpotensi menyamai Agostini lagi untuk kemenangan terbanyak di satu sirkuit/Grand Prix, di mana legenda Italia itu memenangkan 10 kali di Imatra, Finlandia.
Rekor Pribadi yang Sulit Terpecahkan
Marc Marquez juga telah mengukir sejumlah rekor pribadi yang menunjukkan dominasinya di MotoGP:
- Memegang rekor kemenangan terbanyak dalam satu musim (13).
- Memegang rekor podium terbanyak dalam satu musim (19).
- Memegang rekor pole position terbanyak (74).
- Memegang rekor pole terbanyak dalam satu musim (13).
- Memegang rekor pole terbanyak di sirkuit yang sama (8, di Austin dan Sachsenring).
- Memegang rekor pole, kemenangan, lap tercepat, dan memimpin setiap lap dalam balapan yang sama (11).
Dalam sebuah wawancara umum, Marc Marquez mengatakan bahwa kemenangan 2025 adalah “keberhasilan paling penting dalam kariernya”, mengingat upaya yang telah dia lakukan untuk pulih dari cedera berkepanjangan sebelumnya. Pernyataan ini menunjukkan betapa berharganya gelar tersebut bagi sang pembalap.
Dengan dimulainya MotoGP Thailand akhir pekan ini, semua mata akan tertuju pada Marc Marquez dan apakah ia mampu menorehkan sejarah baru di musim 2026.
Kalender Lengkap MotoGP 2026
| Grand Prix | Lokasi | Tanggal |
|---|---|---|
| MotoGP Thailand | Buriram | 27 Februari-1 Maret |
| MotoGP Brasil | Goiania | 20 Maret-22 Maret |
| MotoGP Amerika Serikat | Austin | 27 Maret-29 Maret |
| MotoGP Qatar | Lusail | 10 April-12 April |
| MotoGP Spanyol | Jerez | 24 April-26 April |
| MotoGP Prancis | Le Mans | 8 Mei-10 Mei |
| MotoGP Catalonia | Barcelona | 15 Mei-17 Mei |
| MotoGP Italia | Mugello | 29 Mei-31 Mei |
| MotoGP Hungaria | Balaton | 5 Juni-7 Juni |
| MotoGP Ceko | Brno | 19 Juni-21 Juni |
| MotoGP Belanda | Assen | 26 Juni-28 Juni |
| MotoGP Jerman | Sachsenring | 10 Juli-12 Juli |
| MotoGP Inggris | Silverstone | 7 Agustus-9 Agustus |
| MotoGP Aragon | Alcaniz | 28 Agustus-30 Agustus |
| MotoGP San Marino | Misano | 11 September-13 September |
| MotoGP Austria | Spielberg | 18 September-20 September |
| MotoGP Jepang | Motegi | 2 Oktober-4 Oktober |
| MotoGP Indonesia | Mandalika | 9 Oktober-11 Oktober |
| MotoGP Australia | Phillip Island | 23 Oktober-25 Oktober |
| MotoGP Malaysia | Sepang | 30 Oktober-1 November |
| MotoGP Portugal | Portimao | 13 November-15 November |
| MotoGP Valencia | Ricardo Tormo | 20-22 November |
