Menasional.com – Lombok Timur – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STMIK Syekh Zainuddin Nahdlatul Wathan (NW) Anjani melakukan kunjungan ke SDN 1 Sukadamai menjelang berakhirnya masa pengabdian mereka di Desa Sukadamai, Lombok Timur.

Kunjungan tersebut menjadi momentum bagi mahasiswa untuk berpamitan kepada kepala sekolah dan para guru sekaligus menyampaikan harapan agar hubungan baik yang telah terjalin selama pelaksanaan KKN dapat terus berlanjut.

Kepala SDN 1 Sukadamai, Muhammad Aidul Faizin, menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa KKN yang selama berada di sekolah turut membantu berbagai kebutuhan dan aktivitas di lingkungan sekolah.

“Teruntuk adik-adik mahasiswa dari STMIK Syekh Zainuddin Anjani, saya mengucapkan terima kasih banyak telah hadir di sekolah membantu meringankan beban bapak ibu guru,” ujar Muhammad Aidul Faizin.

Menurutnya, keberadaan mahasiswa KKN tidak hanya memberikan bantuan secara langsung kepada pihak sekolah, tetapi juga membawa pengetahuan yang diperoleh selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

Ia berharap pengalaman dan ilmu yang dibagikan mahasiswa dapat memberikan manfaat bagi para guru maupun sekolah secara keseluruhan.

“Mudah-mudahan apa yang telah dilakukan oleh adik-adik sekalian itu bermanfaat bagi guru-guru kami dan sekolah kami pada umumnya,” katanya.

Muhammad Aidul Faizin yang telah dipercaya memimpin SDN 1 Sukadamai sejak 2021 itu juga menyampaikan harapan agar mahasiswa STMIK Syekh Zainuddin NW Anjani dapat meningkatkan intensitas pengabdian di sekolah-sekolah yang berada di lingkungan Desa Sukadamai maupun wilayah lainnya.

“Harapan ke depan, tolong supaya lebih intens lagi untuk sepenuhnya mengabdi ke sekolah, sekolah yang ada di lingkup Desa Sukadamai atau yang lainnya,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat jalan kepada mahasiswa KKN yang akan menyelesaikan masa pengabdiannya. Menurutnya, apa yang telah dilakukan selama berada di SDN 1 Sukadamai diharapkan menjadi pengalaman yang memberikan manfaat dan keberkahan bagi kedua belah pihak.

Sementara itu, Ketua KKN STMIK SZ NW Anjani, Miftahul Birri, mengatakan kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan sebelum penarikan mahasiswa KKN.

Menurut Miftahul, mahasiswa sengaja datang ke sekolah untuk berpamitan kepada para guru sekaligus meminta kepala sekolah memberikan testimoni mengenai pelaksanaan KKN selama berada di Desa Sukadamai.

“Sebelum penarikan KKN, kami datang ke sekolah untuk berpamitan kepada guru-guru dan kami meminta Bapak Kepala Sekolah untuk memberikan testimoni,” kata Miftahul.

Ia mengaku bersyukur karena permintaan tersebut mendapat respons positif dari pihak sekolah. Masukan yang disampaikan kepala sekolah dinilai menjadi bahan evaluasi sekaligus pengalaman berharga bagi mahasiswa sebelum menyelesaikan seluruh rangkaian KKN.

“Alhamdulillah beliau merespons dengan baik dan memberikan masukan yang luar biasa untuk kami,” ujarnya.

Miftahul berharap hubungan yang telah dibangun selama pelaksanaan KKN tidak berhenti setelah mahasiswa ditarik dari lokasi pengabdian. Ia berharap komunikasi dan kerja sama dapat terus dikembangkan, baik dengan pihak sekolah maupun Pemerintah Desa Sukadamai.

“Semoga ke depannya kita bisa menjalin kerja sama yang baik, baik dari sekolah maupun desa,” pungkasnya.

Kunjungan tersebut menjadi salah satu bagian dari penutup rangkaian pengabdian mahasiswa KKN STMIK SZ NW Anjani di Desa Sukadamai. Selain meninggalkan pengalaman bagi mahasiswa, kehadiran mereka juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi sekolah dan masyarakat selama masa pengabdian berlangsung.