Yusril jelaskan mekanisme pergantian sekjen PBB

Ibukota – Mantan Ketua Umum Partai Periode Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menjelaskan mekanisme pergantian sekretaris jenderal (Sekjen) PBB, dari Afriansyah Noor ke Muhammad Masduki.

"Pergantian itu merupakan kewenangan Pj Ketua Umum Fahri Bachmid, yang dimaksud mempercayakan jabatan Sekjen PBB terhadap Muhammad Masduki," katanya di informasi tertoreh ke Jakarta, Rabu.

Yusril menegaskan beliau telah lama resmi mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum PBB tanggal 18 Mei 2024. Selanjutnya, tanggungjawab sebagai Ketua Umum diambil alih oleh Pj Ketua Umum Fahri Bachmid, sampai diselenggarakannya Muktamar PBB bulan Januari 2025.

Nginklan Yuk

Lanjut dia, berdasarkan AD/ART PBB, kewenangan mengangkat Sekjen PBB ada di dalam tangan Ketua Umum. Kedudukan, tugas lalu wewenang Pj Ketua Umum adalah mirip dengan Ketua Umum hasil Muktamar.

"Saya tiada mencampuri kewenangan Pak Bahri Bachmid, apakah akan mempertahankan Afriansyah Noor sebagai Sekjen atau tidak. Ternyata Pak Fahri memutuskan untuk mengganti Pak Afriansyah dengan Ir Muhammad Masduki yang mana sebelumnya menjabat sebagai Ketua DPW PBB Jawa Timur," jelasnya.

Menurut Yusril, tahapan pergantian Sekjen PBB yang dimaksud dianggap sudah ada sesuai dengan AD/ART PBB juga peraturan perundang-undangan yang berlaku, dan juga tak ada sengketa di Mahkamah Partai PBB. Sehingga Menteri Hukum juga HAM Yasonna Laoly mengesahkan inovasi susunan Pengurus DPP DPP, yang digunakan antara lain inovasi kedudukan Sekjen dari Afriansyah Noor ke Muhammad Masduki.

Sebelumnya, Musyawarah Dewan Partai (MDP) PBB menyetujui Fahri Bachmid sebagai Pj Ketua Umum PBB. Fahri Bachmid, yang sebelumnya menjabat sebagai ketua Mahkamah Partai, terpilih sebagai penjabat ketua umum pada pemungutan pendapat (voting) dari para jajaran pimpinan pusat serta tempat di MDP Partai Bulan Bintang yang berjumlah 49 orang.

Dalam pemungutan ucapan itu, Fahri Bachmid memperoleh pendapat terbanyak 29 suara, kemudian kandidat penjabat lainnya, Sekretaris Jenderal DPP Partai Periode Bintang Afriansyah Noor 20 suara.

Nginklan Yuk

Musyawarah Dewan Partai, yang merupakan forum pengambil tindakan kedua tertinggi pasca muktamar, juga menyepakati Muktamar Ke-VI Partai Siklus Bintang paling lambat diselenggarakan pada akhir Januari 2025.

 

Artikel ini disadur dari Yusril jelaskan mekanisme pergantian sekjen PBB

You might also like
Follow Gnews