Parah! Korporasi Startup Mobil Listrik Ini adalah Bangkrut, Asetnya Dijual

Jakarta, CNBC Indonesia – Pencipta mobil listrik Fisker bangkrut. Fisker telah mengajukan pengamanan kebangkrutan ke pengadilan pada Hari Senin (17/6/2024) kemarin, dengan tujuan ingin jual asetnya dan juga merestrukturisasi utangnya.

Perusahaan ini bangkrut, pasca ‘membakar uang tunai’ yang mana sangat cepat untuk mengirimkan mobil SUV-nya Ocean dalam Amerika Serikat serta Eropa.

Nginklan Yuk

Produsen kendaraan listrik lainnya seperti Proterra, Lordstown, dan juga Electric Last Mile Solutions juga bangkrut di dua tahun terakhir, lantaran menipisnya cadangan uang tunai, hingga terhambat untuk menggalang dana untuk meningkatkan produksi imbas dari permasalahan rantai pasok global. Fisker pada masa kini sedang diselidiki regulator pemerintahan AS.

Perusahaan yang tersebut didirikan oleh desainer otomotif Henrik Fisker telah lama menunjukan keraguan untuk menjalankan bisnisnya sejak Februari lalu. Upaya mendapatkan penanaman modal dari produksi mobil besar gagal sehingga memaksa untuk menahan operasinya.

“Seperti perusahaan lain ke lapangan usaha kendaraan listrik, kami telah dilakukan menghadapi beraneka tantangan lingkungan ekonomi kemudian makroekonomi yang tersebut berdampak pada kemampuan kami untuk beroperasi secara efisien,” kata Fisker, mengutip Reuters, Selasa (18/6/2024).

Logo Fisker terlihat dalam bagian belakang kendaraan SUV listrik Fisker Ocean dalam salah satu pusat penjualan, layanan, serta pengiriman perusahaan ke Vista, California, AS, 22 Mei 2024. (REUTERS/Mike Blake)Foto: Logo Fisker terlihat di dalam bagian belakang kendaraan SUV listrik Fisker Ocean ke salah satu pusat penjualan, layanan, kemudian pengiriman perusahaan di dalam Vista, California, AS, 22 Mei 2024. (REUTERS/Mike Blake)
Logo Fisker terlihat pada bagian belakang kendaraan SUV listrik Fisker Ocean di salah satu pusat penjualan, layanan, lalu pengiriman perusahaan pada Vista, California, AS, 22 Mei 2024. (REUTERS/Mike Blake)

Nginklan Yuk

Lebih lanjut, Fisker juga mengungkapkan pasca mengevaluasi semua opsi, ia memutuskan untuk melakukan pemasaran aset.

Perusahaannya juga sedang di pembicaraan lanjutan dengan pemangku kepentingan keuangan untuk pembiayaan yang digunakan dimiliki oleh debitur, tanpa memberikan rincian lebih banyak lanjut.

Untuk diketahui unit operasi Fisker Group Inc, mengajukan kebangkrutan bab 11 ke Delaware, Amerika Serikat. Prediksi aset yang tersebut dimiliki perusahaan sebesar US$ 500 jt hingga US$ 1 miliar dan juga kewajiban sebesar US$ 100 hingga US$ 500 juta. Sesuai pengajuan di pengadilan diperkirakan ada 200 – 999 kreditor yang tersebut terlibat.

Dari catatan Reuters, Fisker gagal mendapatkan dana dari perusahaan mobil yakni Nissan. Sehingga Fisker mulai menjajaki opsi di antaranya restrukturisasi ke di maupun di luar pengadilan juga pangsa modal.

Mereka juga sempat menghentikan produksi juga pembangunan ekonomi pada proyek-proyek ke masa depan hingga mendapatkan kemitraan dengan perusahaan otomotif lain. Adapun perusahaan ini juga pernah mengutarakan memangkas 15% tenaga kerjanya.

Fisker telah terjadi memproduksi lebih besar dari 10.000 kendaraan pada tahun 2023, yang mana jarak jauh dalam dalam bawah targetnya. Namun perusahaan semata-mata mengirimkan 4.700 mobil.

Kini mobil-mobilnya sedang di penyelidikan regulator keselamatan pada Amerika terkait insiden tertentu, sejak bulan lalu.


Artikel ini disadur dari Parah! Perusahaan Startup Mobil Listrik Ini Bangkrut, Asetnya Dijual

You might also like
Follow Gnews