Duh! Adidas Tersangkut Skandal, Pegawai di dalam China Gelapkan Jutaan Dolar

Jakarta, CNBC Indonesia – Saham Adidas, produsen sekaligus penjual peralatan juga perlengkapan olahraga anjlok sekitar 3,5% indeks DAX blue-chip Bursa Saham Frankfurt, Jerman, Mulai Pekan (17/6/2024). Anjloknya saham itu tak lepas dari pernyataan perusahaan yang tersebut mengonfirmasi sedang menyelidiki tuduhan persoalan karyawan senior di China yang tersebut menggelapkan jutaan dolar.

Sebuah surat yang tersebut diterima oleh Financial Times di mana surat yang dimaksud diduga ditulis oleh “karyawan Adidas China” menyebutkan beberapa nama karyawan yang tersangkut tuduhan tersebut. Dalam sebuah pernyataan hari ini, Adidas, yang mana baru sekadar pulih dari masa turbulensi setelahnya berpisah dari rapper kontroversial Kanye West, mengemukakan penyelidikan sedang dilakukan.

Nginklan Yuk

“Kami menerima surat anonim yang digunakan menunjukkan kemungkinan pelanggaran kepatuhan pada China. Kami menyelidiki permasalahan ini secara intensif sama-sama dengan penasihat hukum eksternal,” kata Adidas pada sebuah pernyataan seperti disitir AFP, Awal Minggu (17/6/2024).

“Adidas menanggapi tuduhan kemungkinan pelanggaran kepatuhan dengan sangat penting juga jelas berjanji untuk mematuhi peraturan hukum dan juga internal dan juga standar etika ke seluruh pangsa tempat kami beroperasi,” tambahnya.

China secara tradisional merupakan lingkungan ekonomi yang mana sangat penting bagi Adidas. Penjualannya di dalam sana turun pada beberapa tahun terakhir akibat lockdown akibat pandemi penyebaran virus Corona yang dimaksud sudah ada berlangsung lama, namun penjualannya sudah ada mulai pulih beberapa ketika belakangan.

Menurut Financial Times, mereka itu yang tersebut dituduh diantaranya salah satu eksekutif perusahaan yang dimaksud terlibat dengan anggaran pemasaran Adidas di China, yang digunakan dikatakan berjumlah 250 jt euro ($268 juta) atau sekitar Rp4,39 triliun per tahun. Manajer Adidas China lainnya dikatakan sudah menerima “jutaan uang tunai dari pemasok, serta barang-barang fisik seperti real estate”, menurut surat kabar tersebut.

Surat tersebut, yang mana diunggah bulan ini di sistem media sosial China Xiaohongshu, tidaklah lagi terlihat ke web web yang disebutkan pada akhir pekan. Namun salinannya, yang keasliannya bukan dapat diverifikasi oleh AFP, telah lama dipublikasikan dalam beberapa akun.

Nginklan Yuk

Orang pada perusahaan yang tersebut diambil oleh surat kabar yang disebutkan mengemukakan bahwa surat yang disebutkan bukan memberikan bukti menghadapi tuduhan tersebut. Namun tampaknya memberikan informasi yang mana cukup mengenai permasalahan internal yang digunakan bersifat rahasia.

Pada tahun 2022, Adidas mengakhiri kerja sejenis dengan Kanye West, yang digunakan dengannya perusahaan yang disebutkan mengembangkan lini hasil Yeezy yang mana menguntungkan. Hal itu memberikan pukulan finansial yang besar bagi perseroan yang mana mencatatkan kerugian tahunan pertamanya di lebih besar dari 30 tahun pada tahun 2023. Namun, pada beberapa bulan terakhir perusahaan sudah kembali ke keadaan keuangan yang dimaksud lebih besar baik.


Artikel Selanjutnya China Akan Beri Stimulus Rp2.166 Triliun, Kabar Baik Bagi RI?

Artikel ini disadur dari Duh! Adidas Tersangkut Skandal, Pegawai di China Gelapkan Jutaan Dolar

You might also like
Follow Gnews