Daftar Sosok 9 Pemilik Mal Raksasa di dalam DKI Jakarta

  • 1. Trihatma Kusuma Haliman
  • 2. Sutjipto Nagaria
  • 3. Eka Tjandranegara
  • 4. Robert Budi Hartono dan juga Michael Bambang Hartono
  • 5. Tan Kian
  • 6. PT Senayan Trikarya Sempana
  • 7. Alexander Tedja
  • 8. Murdaya Poo
  • 9. BUMN

Nginklan Yuk

Jakarta, CNBC Indonesia – Pusat perbelanjaan atau mall yang tersebar kota-kota besar satu di antaranya ke Ibukota merupakan milik konglomerat RI. Berdasarkan data dari Asosiasi Pengusaha Pusat Perbelanjaan Negara Indonesia (APPBI) ada 96 pusat belanja yang dimaksud beroperasi di dalam Jakarta. Angka yang disebutkan merupakan mall terbanyak jika dibandingkan kota-kota lainnya.

Mal-mal yang dimaksud tersebar Ibukota Indonesia Selatan mempunyai total kompleks perbelanjaan terbanyak, mencapai 28 mal. Disusul Ibukota Indonesia Pusat sebanyak 22 mal, Ibukota Indonesia Utara ada 18 mal, juga Ibukota Barat dengan 16 mal. Sementara dalam wilayah DKI Jakarta Timur dengan 12 mal.

Tak sekadar jadi pusat perbelanjaan, mal-mal yang disebutkan ada juga ada yang digunakan menawarkan infrastruktur lengkap serta mewah. Mulai dari mulai pusat belanja keinginan pokok juga sehari-hari, pusat belanja dengan konsep one stop shopping, bioskop, restoran, pusat hiburan, hingga hotel dalam bawah satu atap.

Tak heran, pusat belanja yang dimaksud kerap berubah jadi destinasi wisata bagi berbagai orang. Mal-mal itu ada yang digunakan tergolong sebagai pusat belanja terbesar dengan prasarana terlengkap ke Jakarta. Seperti Grand Indonesia, Central Park, Pacific Place lalu Plaza Senayan.

Nginklan Yuk

Lalu siapa cuma pemilik mal-mal tersebut?

Berikut daftar 10 pusat perbelanjaan terbesar di dalam Ibukota juga pemiliknya:

1. Trihatma Kusuma Haliman

Trihatma adalah pemilik raksasa properti, PT Agung Podomoro Land Tbk. (Agung Podomoro Group). Grup usaha ini memulai pembangunan Senayan City, Thamrin City, juga Central Park.

Dalam catatan APPBI, Central Park pada waktu ini jadi kompleks perbelanjaan terbesar dalam Jakarta. Mal berlokasi dalam Grogol Petamburan, Ibukota Barat ini mempunyai luas 188.077 m2 lalu luas area pertokoan 125.626 m2.

Begitu juga dengan Senayan City, masuk pada daftar mall besar dengan sarana terlengkap dalam Jakarta. Dalam catatan APPBI, Senayan City yang mana berlokasi di dalam Jl Asia Afrika, Tanah Abang, Ibukota Pusat mulai beroperasi tahun 2006. Mal ini berdampingan dengan stasiun TV dan juga apartemen sehingga cukup banyak oleh setelah itu lalang pekerja kantoran kemudian penghuni apartemen.

2. Sutjipto Nagaria

Ia adalah pemilik Summarecon Agung Tbk yang mempunyai Summarecon Mall Kelapa Gading.

Menurut APPBI, Summarecon Mall Kelapa Gading adalah mall terbesar kedua di dalam Jakarta. Pembangunan pusat belanja ini dimulai sejak tahun 1990 lalu terus tumbuh sampai sekarang. Mal berlokasi dalam Kelapa Gading, Ibukota Indonesia Utara ini memiliki luas 150.000 m2 juga mengusung bervariasi konsep, seperti gaya hidup, kuliner, hingga entertainment. Diperkirakan ada 600 tenant beroperasi dalam pusat perbelanjaan ini.

3. Eka Tjandranegara

Eka Tjandranegara adalah pemilik kegiatan bisnis Grup Mulia. Mengutip website Tatler Asia, Eka melalui Grup Mulia adalah ‘otak’ ke balik peluncuran properti megah juga terkenal di dalam Indonesia, dari mulai pusat perbelanjaan, hotel mewah dan juga binaan pencakar langit. Salah satunya, Mall Taman Anggrek.

APPBI mencatat, Mall Taman Anggrek yang digunakan posisinya bersebelahan dengan Central Park ini, mempunyai luas bangunan mencapai 360.000 m2 dan juga miliki kapasitas 4.000 tempat parkir.

Mal yang tersebut beroperasi sejak tahun 1996 ini miliki ikon sebagai giant LED atau disebut juga LED Façade sepanjang 353,4 meter kemudian besar 25 meter. TV raksasa bahkan tercatat sebagai “The World Largest LED Illuminated Façade”.

Mal ini juga terkenal akibat pusat perbelanjaan pertama di dalam Negara Indonesia yang tersebut mempunyai arena ice skating pertama di dalam Indonesia.

4. Robert Budi Hartono dan juga Michael Bambang Hartono

Kakak beradik yang tersebut berubah menjadi pemukim terkaya ke Negara Indonesia juga memiliki mall pada kawasan Ibukota Indonesia Pusat yakni Grand Negara Indonesia yang mana merupakan bagian dari PT Grand Indonesi (Djarum Group).

Menurut APPBI, Grand Negara Indonesia juga masuk pada daftar pusat perdagangan terbesar kemudian termewah di dalam Indonesia.

Mall karya Djarum Group ini dibangun dengan pengembangan terintegrasi kantor Menara BCA, Hotel Nusantara Kempinski, dan juga juga apartemen Kempinski Private Residences.

Grand Indonesi miliki luas sekitar 141.472 m2 yang dimaksud terdiri dari dua bagian, yakni West Mall dan juga East Mall. Kedua bagian mall dihubungkan dengan sky bridge.

5. Tan Kian

Tan Kian adalah pemilik pusat perbelanjaan yang digunakan ada pada kawasan SCBD, Senayan, Pacific Place lewat kerajaan usaha Dua Mutiara Group, yaitu Pacific Mall.

Mal mewah ini menempati kedudukan ketujuh daftar pusat belanja terbesar di dalam Ibukota Indonesia versi APPBI.

Pacific Place merupakan pusat belanja yang didirikan dengan konsep mixed use, yaitu terdiri dari One Pacific Place Office, The Ritz-Carlton Hotel, juga The Ritz Carlton Residence.

6. PT Senayan Trikarya Sempana

Pada laman Linkedin perusahaan ini tercatat sebagai pihak yang digunakan memulai pembangunan kemudian mengurus kawasan Senayan Square, satu di antaranya Plaza Senayan.

Perusahaan ini merupakan perusahaan venture antara Kajima Overseas Asia Pte. Ltd dengan Badan Pengelola Gelora Bung Karno.

Mal ini masuk di daftar kompleks perbelanjaan terbesar di dalam Ibukota versi APPBI, dengan luas mencapai 130.500 m2.

7. Alexander Tedja

Ia adalah pemilik Pakuwon Group. Melansir detik, grup kegiatan bisnis ini pemilik sederet pusat belanja di dalam DKI Jakarta seperti Blok M Plaza, Mal Pusat Kota Kasablanka (Kokas), juga Mal Gandaria City.

Menurut APPBI, kompleks perbelanjaan Pusat Kota Kasablanka adalah salah satu mall terbesar di Jakarta. Mal ini berlokasi dalam Jl Casablanca Raya Kav. 88, Tebet, DKI Jakarta Selatan serta masuk di kawasan superblok.

8. Murdaya Poo

Mal Pondok Indah (PIM) adalah salah satu pusat belanja pertama dalam Ibukota yang dibangun pada tahun 1991 juga pembangunannya juga memunculkan tren penyelenggaraan pusat perdagangan pada bagian lain Jakarta.

Dalam daftar APPBI, pusat belanja ini masuk pada daftar di Jakarta. Mal yang dimaksud beroperasi sejak tahun 1991 ini awalnya hanya sekali terdiri dari satu bangunan utama. Kini, sudah ada ada tiga bangunan mal, yakni PIM 1, PIM 2, dan juga PIM 3 yang tersebut dibuka tahun 2021.

Pondok Indah Mall merupakan properti yang dikembangkan oleh PT Metropolitan Kentjana Tbk. Korporasi itu didirikan oleh Murdaya Poo pada 29 Maret 1972.

9. BUMN

Menurut APPBI, walau bukanlah yang tersebut terbesar, Mal Sarinah merupakan kompleks perbelanjaan terunik juga tertua di Indonesia. Sarinah menjadi pusat perbelanjaan modern pertama ke Indonesia yang dimaksud berubah jadi landmark kota Jakarta.

Mal yang digunakan berlokasi pada Jl MH Thamrin No. 11, DKI Jakarta Pusat ini telah menerbitkan sejak tahun 1966.

Mengutip laman resmi perusahaan, Mal Sarina didirikan pada tahun 1962. PT Sarinah (Persero) merupakan BUMN yang tersebut menggerakkan di dalam bidang ritel lalu perdagangan.

Artikel ini disadur dari Daftar Sosok 9 Pemilik Mal Raksasa di Jakarta

You might also like
Follow Gnews