Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Sudin Tamhut) Jakarta Barat mencatat telah mengevakuasi sebanyak 31 pohon tumbang sepanjang Januari 2026. Puluhan pohon tersebut tumbang akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut.

Kepala Sudin Tamhut Jakarta Barat, Dirja Kusuma, menjelaskan bahwa 31 pohon yang dievakuasi itu tersebar di delapan wilayah kecamatan di Jakarta Barat. “Ada 31 pohon tumbang yang kami evakuasi selama Januari 2026,” kata Dirja saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (2/2/2026).

Dirja menambahkan, proses evakuasi segera dilakukan oleh petugas Sudin Tamhut Jakarta Barat setelah menerima laporan dari masyarakat. “Begitu terima laporan, kami langsung tindak lanjuti ke lokasi untuk melakukan evakuasi,” ujarnya.

Selain pohon tumbang, pihaknya juga mengevakuasi delapan pohon sempal atau patah. Sudin Tamhut Jakarta Barat juga aktif melakukan pemangkasan dan penebangan pohon yang berpotensi membahayakan. “Pemangkasan ringan kita lakukan terhadap 211 pohon, pemangkasan sedang 226 pohon, berat 79 pohon, hingga penebangan 17 pohon,” ungkap Dirja.

Masyarakat di Jakarta dapat melaporkan pohon yang bermasalah, seperti mengganggu jaringan listrik atau berpotensi tumbang, melalui sistem Cepat Respon Masyarakat (CRM) yang terintegrasi dalam aplikasi JAKI.

  BMKG: "Waspada Potensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di Sulawesi Utara Sepekan ke Depan"

Langkah pelaporan cukup mudah: unduh dan buka aplikasi JAKI, ketuk ikon kamera di bagian bawah layar beranda, lalu pilih opsi laporan privat atau publik. Setelah itu, ambil gambar objek yang ingin dilaporkan, pilih kategori, isi keterangan dan lokasi secara rinci, kemudian tekan tombol kirim.

Laporan yang masuk akan segera diterima dan ditindaklanjuti oleh petugas Sudin Tamhut Jakarta Barat untuk penanganan lebih lanjut.

50% LikesVS
50% Dislikes