PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk. (KRYA) melakukan perombakan signifikan pada jajaran Dewan Komisaris dan Direksi. Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Rabu, 21 Januari 2026, secara resmi mengganti An Shaohong dari posisi Komisaris Utama dan menunjuk Shenia Ayu Pangesti sebagai penggantinya. Selain itu, perseroan juga mengangkat Nadira Zatina Kamil sebagai Direktur baru.
Pergantian An Shaohong menarik perhatian publik mengingat rekam jejaknya yang kontroversial. Pria berkewarganegaraan China tersebut sebelumnya sempat dideportasi oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Selatan. Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Selatan, Bugie Kurniawan, menjelaskan bahwa An Shaohong melanggar izin tinggal dan tercatat sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) di negaranya.
“Selama di Indonesia, An Shaohong juga tidak melaporkan keberadaan maupun kepemilikan propertinya, yang menjadi dasar penangkapannya,” ujar Bugie Kurniawan kala itu.
Proses penggantian An Shaohong dari kursi Komisaris Utama KRYA sendiri telah dimulai sejak pekan kedua Desember 2025. Direktur Utama Bangun Karya Perkasa Jaya, William Teng, menegaskan bahwa keputusan RUPSLB ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat fondasi manajemen dan tata kelola perusahaan.
Transformasi Bisnis dan Optimisme Manajemen KRYA
“Dengan susunan Direksi dan Dewan Komisaris yang baru serta penyesuaian domisili perseroan, kami optimistis KRYA dapat menjalankan transformasi bisnis secara lebih fokus, efektif, dan berkelanjutan untuk menciptakan nilai tambah bagi para pemegang saham,” kata William Teng dalam keterbukaan informasi, Rabu (21/1/2026).
Berikut adalah susunan terbaru jajaran Direksi dan Komisaris PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk. (KRYA) setelah RUPSLB:
- Direktur Utama: William Teng
- Direktur: Brigitta Notoatmodjo
- Direktur: Nadira Zatina Kamil
- Komisaris Utama: Shenia Ayu Pangesti
- Komisaris Independen: William Ong
Profil Komisaris Utama dan Direktur Baru
Shenia Ayu Pangesti, Komisaris Utama KRYA yang baru, lahir pada 26 Maret 2000. Ia merupakan lulusan Public Relations dari Universitas Persada Indonesia YAI (2018–2023). Pengalamannya di dunia korporat cukup beragam, termasuk menjabat sebagai Tenant Relations Officer (2018–2022) dan Hospitality Standardisation & Monitoring Supervisor (2022–2023) di Agung Sedayu Group. Pada tahun 2023, Shenia juga menjabat sebagai Corporate Relations & Hotel Quality Assurance Section Head di grup yang sama. Terakhir, ia menjabat Chief Human Resources & General Affair and Advisor to Chief Tenant Relations di Gold Coast Apartment pada periode 2023–2025.
Sementara itu, Nadira Zatina Kamil, Direktur baru KRYA, lahir di Jakarta pada 17 September 1992. Ia memiliki latar belakang pendidikan hukum dari Fakultas Hukum President University (2010–2014) dan Master of Public Notary dari Universitas Pelita Harapan (2021–2023). Pengalaman profesionalnya meliputi Senior Corporate Legal di PT Hexa Finance Indonesia (2016–2018), Legal Associate di Star Capital atau PT Kawan Cicil Teknologi Utama (2018–2020), Legal Manager di PT Uangme Fintek Indonesia (2020–2024), Legal Lead di PT Gaji Pintar Indonesia (2024–2025), dan Legal Manager di PT Green City Traffic sejak 2025.
