Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa tujuan bernegara dan kemerdekaan Indonesia adalah membawa kesejahteraan serta kehidupan yang lebih baik bagi seluruh rakyat, bukan hanya sebagian kelompok. Pernyataan ini disampaikan Kepala Negara saat meresmikan operasional 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia, bertempat di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Selasa, 13 Januari 2026.

Pentingnya Pemerataan dan Perlindungan Bangsa

Prabowo mengingatkan bahwa pertumbuhan harus disertai oleh pemerataan. “Pertumbuhan harus disertai oleh pemerataan. Suatu sistem yang tidak cepat mengusahakan, mengupayakan pemerataan, sistem itu kurang bermanfaat bagi sebuah bangsa,” kata Presiden. Ia menekankan kembali prinsip yang telah ditegaskan para pendiri bangsa dan tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

Lebih lanjut, Prabowo menegaskan pentingnya melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari berbagai ancaman, termasuk kelaparan, kemiskinan, penderitaan, dan penyakit. Perlindungan tersebut dinilai sebagai bagian mendasar dari makna kemerdekaan. “Ini tujuan kita merdeka. untuk apa kita merdeka? Kita punya lagu kebangsaan, apa lagu kebangsaan itu hanya untuk dinyanyikan? Saya ingatkan kembali, untuk semua unsur, terutama orang-orang pintar, saudara-saudara, kita bernegara untuk memperbaiki kehidupan seluruh rakyat Indonesia, bukan segelintir rakyat. Itu tujuan bernegara,” ujar Prabowo.

  DPR RI Setujui Polri Tetap di Bawah Presiden, Tolak Wacana Dijadikan Kementerian

Peran TNI/Polri dan Dukungan Daerah

Pada kesempatan yang sama, Prabowo turut mengapresiasi peran TNI dan Polri yang sejak awal kemerdekaan hingga saat ini terlibat langsung di wilayah-wilayah sulit, termasuk dalam penanganan bencana, bersama lembaga dan relawan lainnya. “Hari ini pun TNI bersama Polri terjun di tempat susah, di mana rakyat menderita akibat bencana di Sumatera, di beberapa tempat. Bersama lembaga-lembaga lain, bersama relawan, tapi TNI dan Polri terjun. TNI dan Polri adalah satu, karena TNI dan Polri lahir dari perjuangan kemerdekaan,” ucap Kepala Negara.

Presiden mengatakan semangat kebangsaan, kesadaran bernegara, dan cinta tanah air menjadi unsur penting dalam menjaga persatuan serta mendukung pembangunan nasional. Kepala Negara juga menyampaikan apresiasi atas dukungan para kepala daerah, pimpinan TNI dan Polri, serta kementerian dan lembaga dalam pelaksanaan berbagai program pemerintah, termasuk Sekolah Rakyat. “Ini bukti kita berbuat sehingga anak-anak kita hari ini yang tadinya mungkin sulit sekolah, mereka punya harapan,” kata Prabowo.

Inisiatif Sekolah Rakyat untuk Akses Pendidikan Berkualitas

Sekolah Rakyat merupakan gagasan Presiden Prabowo untuk memberikan akses pendidikan berkualitas kepada anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang selama ini sulit menjangkau layanan pendidikan. Peluncuran yang dipusatkan di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru, di lingkungan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarbaru, menandai dimulainya operasional Sekolah Rakyat rintisan di 166 titik di berbagai daerah. Rangkaian kegiatan itu juga dihadiri ribuan orang siswa Sekolah Rakyat.

  Inovasi "Rapat Tanpa Rokok" Salatiga: Dongkrak PAD Sekaligus Lindungi Kesehatan Warga

Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi pengentasan kemiskinan nasional melalui pendekatan pendidikan dan pemberdayaan keluarga. Presiden Prabowo menargetkan 500 sekolah hingga 2029. Sebanyak 166 titik lokasi Sekolah Rakyat rintisan itu tersebar di:

  • Sumatera: 35 lokasi
  • Jawa: 70 lokasi
  • Bali dan Nusa Tenggara: 7 lokasi
  • Kalimantan: 13 lokasi
  • Sulawesi: 28 lokasi
  • Maluku: 7 lokasi
  • Papua: 6 lokasi
50% LikesVS
50% Dislikes