Pesulap Merah Ungkap Pernikahan Kedua dengan Ratu Rizky Nabila, Sembunyikan dari Istri Pertama yang Sakit

Pesulap Merah Ngaku Nikah dengan Ratu Rizky Nabila Tanpa Izin Tika Mega Lestari

Pesulap Merah, Marcel Radhival, akhirnya buka suara terkait kehidupan pribadinya yang selama ini menjadi sorotan publik. Pria yang dikenal dengan nama panggungnya itu mengonfirmasi bahwa dirinya telah menikah untuk kedua kalinya dengan Ratu Rizky Nabila sejak tahun 2022.

Pengakuan mengejutkan ini sekaligus menjawab berbagai spekulasi yang beredar, terutama mengenai status pernikahannya. Marcel menjelaskan bahwa akad nikah keduanya berlangsung secara tertutup dan tanpa sepengetahuan istri pertamanya, Tika Mega Lestari.

Pada periode tersebut, Tika Mega Lestari diketahui tengah berjuang melawan penyakit Anemia Aplastik, sebuah kondisi langka yang memengaruhi produksi sel darah dalam tubuh dan mengharuskannya menjalani perawatan intensif.

Marcel Radhival saat ditemui di kawasan Jakarta Timur, Jumat (21/2), mengungkapkan, “Betul 2022 nggak tahu, dia (Tika) baru tahu di 2025 bulan Juli seingat saya.”

Alasan di Balik Keputusan Merahasiakan Pernikahan

Menurut Marcel, keputusan untuk tidak langsung memberitahukan Tika didasari kekhawatiran akan kondisi mental dan fisiknya. Ia mengungkapkan bahwa kesehatan sang istri saat itu sedang menurun dan sering keluar masuk rumah sakit.

Ia khawatir kabar pernikahan keduanya justru akan memperburuk keadaan Tika yang sedang berjuang melawan penyakitnya.

Marcel menambahkan, “Kalau sampai saya bilang ke istri pertama saya, pada saat itu, saya khawatir mentalnya malah terganggu nih. Karena, saya mikir saya bisa kok bertanggung jawab, stok waktunya juga akan sama aja seminggu di Bandung seminggu di Jakarta gitu. Makanya pada saat awal pernikahan memang gak izin sama istri pertama.”

Marcel menyebut Tika baru mengetahui pernikahan tersebut pada Juli 2025, sekitar tiga tahun setelah akad berlangsung. Ia mengaku menyimpan rapat informasi itu karena merasa mampu membagi tanggung jawab dan waktu secara adil antara dua rumah tangga.

Dalam penuturannya, Marcel mengklaim telah mengatur pembagian waktu, yakni seminggu di Bandung dan seminggu di Jakarta. Ia meyakini pola tersebut dapat membuatnya tetap bertanggung jawab tanpa harus membebani kondisi psikologis istri pertamanya di masa-masa sulit.

Pandangan Pesulap Merah tentang Izin Poligami

Selain menjelaskan kronologi pernikahannya, Marcel juga menyampaikan pandangannya terkait aturan poligami. Ia menyebut bahwa dalam fiqih Islam, persetujuan istri pertama bukanlah syarat sah sebuah pernikahan.

Namun, ia juga mengakui bahwa dalam konteks hukum positif di Indonesia, izin istri pertama menjadi persyaratan administratif yang dibutuhkan untuk pengurusan dokumen resmi.

Marcel menjelaskan, “Dalam fiqih Islam persetujuan istri pertama itu tidak menjadi syarat untuk pernikahan. Nah kalau ada yang kedua hukum Indonesia, hukum Indonesia ini menurut kesepakatan di Indonesia izin istri pertama itu diwajibkan untuk pengurusan dokumen.”

Pernyataan ini memicu beragam reaksi dari publik, sebagian menyoroti aspek etika dan transparansi dalam rumah tangga, sementara yang lain menilai persoalan tersebut sebagai ranah pribadi. Dengan klarifikasi ini, Marcel berharap spekulasi yang berkembang dapat diluruskan, meskipun isu tersebut tetap menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.