Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq memproyeksikan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di empat wilayah aglomerasi akan dimulai pada Maret 2026. Keempat lokasi tersebut telah menyelesaikan proses lelang dan siap untuk peletakan batu pertama.

“Sampai hari ini berdasarkan informasi yang kami terima maka empat lokasi aglomerasi telah selesai lelang dan diproyeksikan di bulan Maret akan dilakukan ground breaking di dalam pembangunan ini,” kata Menteri LH/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Hanif Faisol Nurofiq dalam rapat kerja dengan Komisi XII DPR RI di Jakarta, Senin (26/1/2026).

Hanif menjelaskan, pemerintah telah menetapkan 10 wilayah aglomerasi untuk pembangunan PSEL. Wilayah-wilayah tersebut meliputi Denpasar Raya, Yogyakarta Raya, Bogor Raya, Bekasi Raya, Tangerang Raya, Medan Raya, Semarang Raya, Lampung Raya, Surabaya Raya, dan Serang Raya. Dari daftar tersebut, empat wilayah yang telah menjalani proses lelang dan siap groundbreaking adalah Denpasar, Yogyakarta, Bogor, dan Bekasi.

Pembangunan PSEL diperkirakan akan memakan waktu antara satu setengah hingga dua tahun. “Pembangunan akan memerlukan waktu satu setengah sampai dua tahun. Sehingga selama masa transisi ini masih diupayakan langkah-langkah strategis kita dalam memperkuat penanganan sampah selesai di hilir,” tuturnya.

  Anggota DPR RI Tegaskan Infrastruktur Desa Kunci Utama Penguatan Ekonomi Masyarakat di Cilacap

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Hanif juga meminta dukungan dari Komisi XII DPR RI. Ia berharap Komisi XII dapat memprioritaskan penganggaran untuk sektor persampahan, tanpa mengesampingkan sektor-sektor lain yang juga membutuhkan dukungan finansial.

Selain 10 wilayah aglomerasi yang telah disebutkan, pemerintah juga tengah mendorong persiapan pembangunan PSEL untuk Jakarta Raya dan Bandung Raya. Kedua wilayah ini memiliki timbulan sampah yang signifikan, masing-masing mencapai 8.000 ton dan 5.000 ton per hari. Namun, Menteri Hanif menyebut bahwa Jakarta Raya dan Bandung Raya masih belum memenuhi seluruh aspek yang dibutuhkan untuk pembangunan PSEL.

50% LikesVS
50% Dislikes