Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa secara tegas meminta Arya Iwantoro mengembalikan dana beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang telah diterimanya. Keputusan ini diambil menyusul pernyataan kontroversial sang istri, Dwi Sasetyaningtyas, yang viral di media sosial terkait keinginan agar anaknya berstatus Warga Negara Asing (WNA).
Purbaya tidak hanya menuntut pengembalian pokok dana beasiswa, tetapi juga bunga atas uang yang telah digunakan Arya Iwantoro. Ia menjelaskan bahwa pernyataan Dwi Sasetyaningtyas, yang juga dikenal sebagai Tyas, dianggap menghina negara.
Related Post
“Yang ngeledekin Indonesia jelek, termasuk yang kemarin dia bilang anaknya jangan Warga Negara Indonesia. Nggak senang ya nggak senang tapi jangan menghina negara lah,” ujar Purbaya, dikutip dari Instagram indonesiaupdate.24 pada Senin, 23 Februari 2026.
Menkeu menekankan bahwa dana beasiswa LPDP berasal dari uang pajak rakyat dan sebagian dari utang negara, yang dialokasikan untuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia. Oleh karena itu, penggunaan dana tersebut untuk tujuan yang dianggap merendahkan negara tidak dapat ditoleransi.
“Jangan begitu, itu uang dari pajak dan sebagian dari utang yang kita sisihkan untuk memastikan SDM kita tumbuh tapi kalau dipakai untuk menghina negara ya kita minta dengan bunganya kalau gitu,” sambungnya.
Diketahui, Dwi Sasetyaningtyas merupakan penerima beasiswa LPDP untuk pendidikan S2 di luar negeri. Suaminya, Arya Iwantoro, juga mendapatkan beasiswa serupa untuk studi S2 dan S3. Imbas dari polemik ini, beasiswa yang diterima Arya Iwantoro kini harus dikembalikan.
Purbaya mengungkapkan bahwa ia telah menugaskan Direktur Utama LPDP untuk berkomunikasi langsung dengan Arya Iwantoro. “Pak dirut ini bosnya LPDP nih sudah bicara dengan suami terkait ya dan dia sepertinya sudah setuju untuk bayar mengembalikan uang yang dipakai dari LPDP. Ini termasuk bunganya loh. Bahkan, kalau saya taruh uang itu di bank juga ada bunganya kan. Jadi dengan treatmen yang fair,” papar Purbaya.
Lebih lanjut, Purbaya juga mengancam akan memasukkan Dwi Sasetyaningtyas dan Arya Iwantoro ke dalam daftar hitam pemerintahan Indonesia. “Nanti saya akan blacklist dia di seluruh pemerintahan nggak akan bisa masuk. Jadi jangan menghina negara Anda sendiri,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Purbaya menyatakan keyakinannya bahwa Indonesia akan mengalami kemajuan pesat dalam dua dekade mendatang. Ia memprediksi bahwa Dwi Sasetyaningtyas akan menyesali ucapannya di masa depan. “Mungkin 20 tahun lagi dia akan nyesel karena 20 tahun lagi kita akan bagus banget,” pungkas Purbaya.









