Tak Pandang Bulu, OJK: Publik Berpendidikan Tinggi Bisa Kena Penipuan Pengembangan Usaha

Reporter: | Editor:

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Penipuan berkedok pembangunan ekonomi di dalam Indonesia telah seperti hama yang sulit dibasmi. Tak pandang bulu, pembohongan semacam ini mampu memakan individu yang terjebak dari kalangan manapun.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, serta Pelindungan Pengguna OJK Friderica Widyasari Dewi mengungkapkan bahwa tidak ada jarang sejumlah komunitas yang tersebut berpendidikan lebih tinggi justru berubah menjadi orang yang terdampar penipuan. 

Nginklan Yuk

Ia bercerita bahwa beberapa masyarakat berpendidikan lebih tinggi ini menabung atau mendepositkan uangnya melalui cara tidak ada resmi. Misalnya, dititipkan untuk warga yang tersebut dipercaya di dalam salah satu lembaga keuangan, baik itu agen, sales maupun perwakilan dari pelanggan prioritas.

Baca Juga:

“Saking percayanya, mereka itu sampai mau tandatangan blangko kosong kemudian semacamnya,” ujar wanita yang dimaksud akrab disapa Kiki ini.

Lebih lanjut, ia bilang bahwa hal-hal yang disebutkan yang mana nantinya mampu berubah jadi sengketa pada konsumen itu sendiri. Oleh karenanya, Kiki menafsirkan edukasi terhadap rakyat pun harus terus dijalankan agar masyarakat miliki pemahaman terkait hal-hal tersebut.

Kiki menunjukkan perkara yang digunakan terbentuk pada beberapa pengguna BTN yang dimaksud melaporkan bahwa uangnya diduga hilang. Menurutnya, nasabah-nasabah BTN yang disebutkan yang dimaksud pada tanda kutip berpendidikan tergiur dengan iming-iming return yang digunakan tak masuk akal.

Nginklan Yuk

Ia bilang pada waktu ini pihaknya juga sudah pernah melakukan verifikasi pengaduan terhadap 19 konsumen untu dimintai keterangan mengenai hilangnya dana klien pada akun BTN yang tanpa semengetahuan konsumen.  

Baca Juga:

Tak cuma itu, Kiki menyampaikan OJK juga telah dilakukan memanggil BTN untuk dimintai keterangan. Selanjutnya, ia bilang bank akan menindaklanjuti hasil pertarungan yang disebutkan kemudian OJK akan terus melakukan monitoring.

“ OJK juga harus meninjau apakah ada kelalaian dari sisi konsumennya. Jadi pada hal ini, OJK harus berada ke titik tengah,” tandasnya.

Selanjutnya:

Menarik Dibaca:

Cek Berita kemudian Artikel yang lain pada



Artikel ini disadur dari Tak Pandang Bulu, OJK: Masyarakat Berpendidikan Tinggi Bisa Kena Penipuan Investasi

Menasional.com menyajikan berita virtual dengan gaya penulisan bebas dan millenial. Wujudkan mimpimu, Menasional bersama kami

You might also like
Follow Gnews