Seorang pengemudi mobil Toyota Calya bernomor polisi D 1640 AHB, Hafiz Mahendra (24), menabrak sejumlah kendaraan roda dua dan empat di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, pada Rabu (25/2/2026) sore. Aksi ugal-ugalan yang terekam kamera warga ini sempat viral di media sosial dan berakhir setelah pelaku dihadang polisi serta massa.
Dalam rekaman amatir yang beredar luas, terlihat mobil Calya hitam tersebut melaju melawan arah di tengah kemacetan. Kendaraan itu berulang kali menabrak pengendara motor dan mobil lain yang berada di sekitarnya. Warga yang geram sempat berusaha menghentikan laju mobil dengan memecahkan kaca, namun pengemudi justru berupaya kabur dengan memajukan dan memundurkan kendaraannya.
Related Post
Aksi nekat Hafiz Mahendra akhirnya terhenti setelah polisi melakukan adangan dari arah belakang, membuat mobil terjebak di tengah kerumunan massa. Di dalam mobil, polisi menemukan Hafiz sebagai pengemudi dan seorang wanita yang duduk di sampingnya.
Kronologi Kejadian
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, peristiwa bermula sekitar pukul 17.15 WIB saat petugas lalu lintas sedang mengatur arus di kawasan Gunung Sahari.
“Saat hendak diberhentikan oleh petugas di dekat Halte Lapangan Banteng, kendaraan tersebut justru terus melaju dan berjalan ke arah selatan,” ujar Reynold kepada wartawan, Rabu (25/2). Pengemudi yang kemudian diidentifikasi bernama Hafiz Mahendra itu disebut melakukan berbagai manuver berbahaya. Ia masuk ke Jalan Gunung Sahari IV, melaju ke Jalan Bungur Besar Raya, lalu berbelok melawan arah menuju Jalan Gunung Sahari V. Setelah berputar arah kembali ke kawasan Senen, pelaku kembali melaju ke Jalan Gunung Sahari arah utara sebelum akhirnya dihadang saat mencoba berputar arah melawan arus di simpang empat lampu lalu lintas Pintu Besi.
Penanganan dan Penyelidikan
Akibat amukan massa, mobil Toyota Calya tersebut mengalami kerusakan parah pada bodi belakang yang ringsek, kaca pecah, dan bagian depan penyok. Meski tidak ada korban jiwa, polisi mencatat adanya sejumlah pengendara motor yang menjadi korban.
“Kami mendapatkan informasi ada beberapa korban yang terserempet saat pengemudi ugal-ugalan ini berbalik arah. Ini sedang kami data dan segera dibawa ke rumah sakit,” tegas Reynold.
Saat ini, Hafiz Mahendra beserta kendaraannya telah diamankan di Polres Metro Jakarta Pusat untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga telah melakukan tes urine terhadap Hafiz untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh alkohol atau narkoba saat mengemudi.
“Kami lakukan pengecekan tes urine dan cek kesehatan, apakah ada indikasi penggunaan barang terlarang yang membuat pengemudi menjadi ugal-ugalan atau lalai,” jelas Reynold. Hingga berita ini diturunkan, motif di balik aksi nekat Hafiz masih dalam penyelidikan kepolisian. “Penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan,” tutupnya.








