Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan hari ini, Selasa (20/1/2026), dengan kinerja positif. Pada pukul 09:01 WIB, indeks tercatat menguat 22,31 poin atau 0,24 persen, mencapai level 9.156.
Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan aktivitas perdagangan yang cukup ramai. Volume transaksi mencapai 2,09 miliar saham dengan nilai total Rp1 triliun. Sebanyak 133.836 kali frekuensi transaksi terjadi, di mana 304 saham mengalami penguatan, 148 saham melemah, dan 208 saham lainnya tidak bergerak.
Analisis Penguatan IHSG
Menurut analisis BRI Danareksa Sekuritas, penguatan IHSG ini mengindikasikan kuatnya permintaan domestik. Hal ini terjadi di tengah bayang-bayang ketidakpastian global yang masih berlanjut.
Secara teknikal, BRI Danareksa Sekuritas memperkirakan IHSG berpeluang untuk menguat terbatas, dengan potensi menguji level resistance 9.150.
“Katalis tambahan dari kebijakan pemerintah di sektor tekstil, komoditas, waste to energy, dan perbankan dapat dijadikan opsi tematik yang mendorong pergerakan harga,” demikian kutipan riset BRI Danareksa Sekuritas.
