Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut telah memerintahkan serangan terhadap sejumlah target di Venezuela, termasuk fasilitas militer. Informasi ini diungkapkan oleh jurnalis CBS Jennifer Jacobs pada Sabtu (3/1/2026), mengutip pejabat AS yang tidak disebutkan namanya.

Melalui akun media sosial X, Jacobs secara spesifik menyatakan, “Presiden Trump memerintahkan serangan terhadap lokasi di dalam wilayah Venezuela, termasuk fasilitas militer.” Pernyataan ini segera menarik perhatian di tengah ketegangan yang terus berlangsung antara Washington dan Caracas.

Jacobs juga melaporkan bahwa pejabat pemerintahan Trump telah menerima laporan mengenai ledakan dan aktivitas pesawat di atas ibu kota Venezuela, Caracas. “Pejabat pemerintahan Trump mengetahui laporan tentang ledakan dan aktivitas pesawat di atas ibu kota Venezuela, Caracas, pada pagi hari ini, sejumlah narasumber mengatakan kepada CBS News. Namun, belum ada komentar resmi,” tulis Jacobs di X.

Laporan tersebut sejalan dengan informasi dari koresponden kantor berita RIA Novosti. Pada Sabtu dini hari waktu setempat, RIA Novosti melaporkan adanya suara ledakan yang terdengar di berbagai bagian Caracas. Warga setempat mengonfirmasi ledakan terjadi di sekitar lokasi vital seperti Bandara Internasional Maiquetia “Simon Bolivar” dan Pelabuhan La Guaira.

  Indonesia Resmi Gabung Dewan Perdamaian Trump, PKS Ingatkan Potensi Reduksi Isu Palestina

Hingga berita ini diturunkan, belum ada komentar resmi dari pemerintah Amerika Serikat maupun Venezuela terkait laporan serangan dan ledakan tersebut.

50% LikesVS
50% Dislikes