Polemik penggunaan fasilitas kendaraan dinas oleh pejabat publik kembali mencuat di Kalimantan Timur. Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, menjadi sorotan tajam setelah beredar kabar penggunaan mobil senilai Rp 8,5 miliar untuk operasionalnya. Di tengah hiruk-pikuk perdebatan tersebut, perhatian publik juga mulai beralih pada sosok sang istri, Sarifah Suraidah Abidien Harum, yang gaya busananya dinilai mencolok.
Polemik Mobil Dinas Gubernur Kaltim
Isu penggunaan mobil mewah senilai Rp 8,5 miliar oleh Gubernur Rudy Mas’ud ramai diperbincangkan di kalangan masyarakat Kalimantan Timur. Warganet melayangkan kritik keras, menilai pembelian tersebut berlebihan di tengah upaya efisiensi anggaran daerah. Banyak pihak mempertanyakan mengapa dana sebesar itu tidak dialokasikan untuk perbaikan infrastruktur jalan yang masih membutuhkan perhatian serius di berbagai wilayah Kaltim.
Related Post
Menanggapi gelombang kritik tersebut, Gubernur Rudy Mas’ud membantah tegas tudingan penggunaan fasilitas mobil mewah dari pemerintah provinsi. Ia menegaskan bahwa seluruh aktivitasnya di Kalimantan Timur hingga saat ini masih ditopang oleh kendaraan pribadi miliknya.
“Sampai hari ini Pemprov Kaltim belum menyediakan kami mobil untuk di Kalimantan Timur. Jadi tidak ada mobilnya, mobil yang ada hari ini adalah mobil pribadi kami pergunakan,” ujar Rudy saat ditemui pada Selasa, 24 Februari 2026.
Lebih lanjut, Rudy Mas’ud menjelaskan alasan di balik kebutuhan akan kendaraan yang representatif bagi kepala daerah. Menurutnya, sebagai wilayah yang menjadi tuan rumah Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur adalah “miniatur Indonesia” yang kerap dikunjungi tamu penting dari dalam maupun luar negeri.
“Kalimantan Timur adalah Ibu Kota Nusantara, miniatur Indonesia. Tamu dari Kaltim bukan hanya kepala daerah se-Indonesia, tetapi juga dari global,” ucap dia.
Ia menambahkan, “Masa iya kepala daerahnya pakai mobil alakadarnya, jangan dong. Jaga marwahnya Kaltim, marwahnya masyarakat Kalimantan Timur.”
Profil Sarifah Suraidah: Anggota DPR RI dan Istri Gubernur
Di tengah polemik yang menyelimuti suaminya, Sarifah Suraidah Abidien Harum turut menjadi pusat perhatian publik. Ibu negara Kalimantan Timur ini bukan sekadar pendamping pejabat daerah, melainkan juga memiliki rekam jejak politik yang mentereng.
Sarifah Suraidah saat ini menjabat sebagai Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, mewakili daerah pemilihan Kalimantan Timur. Selain itu, ia juga merupakan pendiri Yayasan Harum Center (HARUM CENTER FOUNDATION), sebuah organisasi nirlaba yang berfokus pada gerakan sosial, edukasi, dan pengembangan potensi masyarakat Kaltim.
Berikut adalah biodata singkat Sarifah Suraidah Abidien Harum:
- Nama Lengkap: Sarifah Suraidah Abidien Harum
- Agama: Islam
- Pekerjaan: Anggota Komisi VI DPR RI (Fraksi Partai Golkar), Istri Gubernur Kaltim (Wife of Mr. H. Rudy Mas’ud), Founder Yayasan Harum Center (HARUM CENTER FOUNDATION)
- Status Pernikahan: Istri dari H. Rudy Mas’ud
- Jumlah Anak: 13 (Tiga belas) anak
Di ranah media sosial, Sarifah Suraidah cukup aktif dan memiliki pengikut hingga 70,2 ribu di akun Instagram pribadinya, @syarifahsuraidah. Dalam bio Instagram-nya, ia mendeskripsikan dirinya sebagai “Just An Ordinary Women” (wanita biasa), sebuah pernyataan yang kontras dengan aktivitas dan penampilannya yang kerap mencuri perhatian publik.
Gaya Busana Mencolok yang Jadi Perbincangan
Penampilan Sarifah Suraidah menjadi salah satu aspek yang paling banyak dibicarakan warganet. Ia kerap terlihat mengenakan gaun-gaun berwarna cerah mencolok, baik saat mendampingi sang suami dalam acara kenegaraan maupun ketika menjalankan tugasnya sebagai anggota dewan di DPR RI.
Tidak hanya pilihan busananya, tata rias wajahnya yang tebal juga menjadi bahan perbincangan. Banyak warganet yang membandingkan gaya berbusana dan berdandan Sarifah dengan gaya para noni Belanda, kaum wanita Belanda di era kolonial dahulu kala.
Perpaduan antara jabatan publiknya sebagai wakil rakyat, statusnya sebagai ibu negara Kalimantan Timur, serta gaya hidupnya yang dinilai glamor ini pun menambah daftar panjang sorotan terhadap keluarga Gubernur Kaltim di linemasa media sosial.









