Kontroversi seputar kampanye skincare “Halo Kaka” kembali memanas setelah selebritas internet Clara Shinta turut angkat bicara. Tanggapan Clara Shinta ini dinilai publik sebagai sindiran langsung terhadap Tasya Farasya, yang sebelumnya secara terbuka menolak tawaran kerja sama berbayar dari merek tersebut.
Pernyataan Tasya Farasya yang menolak kampanye “Halo Kaka” memicu perdebatan luas di media sosial. Penolakan tersebut, yang diungkapkan demi menjaga integritasnya sebagai beauty influencer, berujung pada pengunduran diri Bunga Sartika sebagai pembawa acara kampanye tersebut.
Related Post
Clara Shinta Soroti Etika Profesional
Clara Shinta, melalui unggahan videonya, menyayangkan tindakan yang berpotensi merugikan pihak lain yang terlibat secara profesional. Ia menekankan pentingnya menghargai ide kreatif, bahkan jika itu dianggap sebagai gimmick atau tidak sesuai dengan prinsip pribadi.
“Jangan demi menjaga integritas tapi mengorbankan ide kreatif orang lain,” ujar Clara Shinta dalam video yang diduga kuat ditujukan untuk Tasya Farasya.
Menurut Clara, setiap individu memiliki cara berbeda dalam mencari nafkah dan menciptakan konten. Ia juga menambahkan bahwa ide kreatif, terlepas dari bentuknya, merupakan hasil pemikiran yang patut diapresiasi.
“Mari kita lebih banyak untuk mengapresiasi karya orang lain, kecuali hal itu merugikan kita,” lanjut Clara. Ia bahkan memberikan perumpamaan tentang trik sulap yang mungkin terlihat sederhana namun memiliki nilai bagi penciptanya. “Enggak semua orang bisa berpikir kreatif kayak gitu,” ungkapnya lagi.
Dampak dan Reaksi Publik
Clara Shinta menilai bahwa tindakan menyentil suatu kampanye secara terbuka dapat memutus rantai rezeki orang-orang yang bergantung pada proyek tersebut. Hal ini menjadi diskusi hangat di kalangan milenial dan Gen Z.
Netizen terbagi menjadi dua kubu. Sebagian setuju dengan pendapat Clara Shinta bahwa menghargai ide kreatif adalah bentuk penghormatan sesama profesional, bahkan jika kampanye tersebut dianggap settingan atau gimmick.
Namun, di sisi lain, penggemar Tasya Farasya tetap membela idolanya yang dianggap jujur dan transparan kepada para pengikutnya di media sosial.
Hingga Jumat, 27 Februari 2026, belum ada tanggapan resmi lebih lanjut dari pihak Tasya Farasya mengenai sindiran yang dilontarkan oleh Clara Shinta. Masing-masing pihak tampaknya masih teguh pada pendiriannya masing-masing mengenai masalah integritas dan etika kerja di dunia influencer.








